“Kegiatan apa saja yang tidak terlaksana, dan apa alasannya?” tanya Maria Angrlorum Mayestatis dari Fraksi Partai Golkar.
Beatus Wilfridus Djogo dari Fraksi Nurani Keadilan menyebut penurunan belanja modal menimbulkan kekuatiran.
“Apakah prioritas pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat harus dikorbankan?” tanya dia mencari tahu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Fraksi Garda Solidaritas yang merupakan fraksi pemerintah juga mempersoalkan hal ini. Agustinus Feliksiis Sogen mempertanyakan kenapa pemerintah merencanakan porsi pengurangan belanja modal jauh lebih besar dari belanja hibah atau belanja lainnya.
Pikiran Fraksi Garda Soliditas sama dengan Fraksi Partai Demokrat. Piet Christian da Cunha mempertanyakan pertimbangan utama penurunan signifikan belanja pegawai dan belanja modal, sementara belanja barang dan jasa justeru meningkat.
Sikap kritis juga datang dari Fraksi Partai Nasdem. Heriawan berpendapat di tengah situasi keprihatinan dengan kondisi fiskal yang buruk, pemerintah harusnya menambah anggaran pada komponen belanja, bukannya terjadi penurunan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












