Beberapa peluang juga berhasil diciptakan oleh Thom Haye dan kolega. Sayangnya, pemain masih belum bisa mengkonversi peluang tersebut. Hingga paruh pertama berakhir 0-0.
Patrick Kluivert melakukan penyegaran di lini serang pada awal babak kedua. Dia mengganti Kambuaya dengan Ragnar Oeratmangoen, serta menarik Zijlstra dengan memasukkan Ole Romeny.
Perubahan di lini depan ini membuat serangan lebih variatif. Peluang emas kembali didapat Indonesia pada menit ke-65 lewat sepakan Kevin Diks. Namun bola masih mengarah tepat ke kiper Irak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara Irak yang kesulitan mengimbangi permainan Indonesia pada babak pertama langsung melakukan dua pergantian di awal babak kedua. Salah satu yang dimasukkan adalah pemain FC Utrecht, Zidane Iqbal. Perubahan tersebut terlihat berhasil memberi dampak pada permainan Irak yang lebih kreatif dan kuat di lini tengah.
Sekitar 11 menit babak kedua berjalan, Ole Romeny akhirnya dimasukkan oleh Kluivert dengan harapan bisa memutus kebuntuan lini depan Indonesia. Namun, semenit berselang, justeru serangan balik Irak yang hampir melukai Indonesia. Beruntung, Rizky Ridho mampu memblok peluang tersebut dan hanya berbuah sepak pojok.
Lalu Kevin Diks sempat mengejutkan pertahanan Irak di menit 65 lewat tendangan first time dari dalam kotak pinalti. Sayang, sepakannya masih lemah dan bisa diamankan dengan mudah oleh kiper Jalal Hassan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












