

Maumere-SuaraSikka.com: Penipuan berkedok Identitas Kependudukan Digital (IKD) kian marak. Sudah 2 warga Kabupaten Sikka yang jadi korban. Masyarakat diminta selalu waspada dengan penipuan seperti ini.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sikka Puthu Bota mengungkap pihaknya menerima laporan dari 2 warga Kabupaten Sikka. Korban melaporkan ditelepon oleh orang yang mengaku bekerja pada Kantor Dispenduk dan Capil Kabupaten Sikka. Penelepon menawarkan aktivasi IKD.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penelepon mengaku bernama Andre Wijaya dan baru 1 bulan bekerja di Kantor Dispenduk dan Capil Sikka. Dia menggunakan nomor 089818418642. Putu Botha memastikan tidak ada staf Dispenduk dan Capil Sikka yang bernama Andre Wijaya.
“Semua layanan resmi aktivasi IKD hanya dilakukan secara langsung di Kantor atau stand-stand resmi Dukcapil. Karena itu jika mendapatkan telpon atau whatsapp dengan dalih aktivasi IKD, kami anjurkan abaikan dan blokir nomornya,” ujar Puthu Bota.
Dia mengingatkan warga masyarakat Kabupaten Sikka yang mendapatkan telepon atau whatsapp berkedok aktivasi IKD, agar tidak memberikan data pribadi kepada penelepon seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Puthu Bota menqmbahkan jika mendapat telepon atau whatsapp berkedok aktivasi IKD, segera mengonfirmasi Kantor Dispenduk dan Capil melalui nomor kontak Pengaduan Dispenduk dan Capil Sikka 085183855151.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












