“Tidak boleh ada pemborosan. DPRD akan melakukan pengawasan ekstra ketat agar program yang sudah kita sepakati bersama benar-benar dieksekusi dengan prinsip value for money,” ujar dia.
Gorgonius Nago Bapa menyinggung bahwa meskipun sedang ikat pinggang, semangat membangun Sikka tidak boleh padam. Persetujuan APBD 2026 adalah bukti sinergi legislatif dan eksekutif untuk tetap menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah tantangan fiskal global dan nasional.
Dia memastikan masih banyak hal yang perlu dikerjakan dan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat Kabupaten Sikka. Untuk itu, kata dia, dalam konteks tersebut DPRD Sikka berharap agar k3 depan pengelolaan APBD harus lebih profesional, representatif, dengan memperhatikan kebutuhan rill masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena itu, pesan dia, pemerintah daerah harus lebih jeli dan cermat membaca berbagai kondisi dan potensi serta prospek yang dapat membawa kemajuan bagi daerah, yang tentunya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dia berharap potensi dan peluang yang belum dikelola secara baik, agar dikelola sehingga dapat mendongkrak PAD, sekaligus dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sikka.*** (eny)


Ikuti Kami
Subscribe












