


Maumere-SuaraSikka.com: Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Markus Mekeng menegaskan isu pendidikan menjadi perhatian serius. Dia beralasan karena Undang Undang Dasar 1945, mengamanatkan sektor pendidikan mendapat alokasi anggaran sebesar 20 persen dari APBN dan APBD.
Melchias Mekeng menyampaikan hal ini saat konferensi pers di Ruang Rapat Pimpinan Fraksi Partai Golkar di Gedung Nusantara V Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (21/1).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Melchias Mekeng menegaskan amanat UUD 1945 masih jauh dari harapan, karena sebagian besar anggaran justeru dialokasikan ke pos-pos lain. Oleh karena itu, dia mengingatkan agar isu seperti ini harus diangkat untuk diketahui publik.
“Kita bersyukur alhamdulillah pemerintah menyambut positif kegiatan kami. Dan pada tahun 2026 sudah terjadi perubahan terhadap alokasi anggaran untuk pendidikan kita,” ungkap Melchias Mekeng sebagaimama rilis yang diterima media ini.
Politisi asal Kabupaen Sikka Propinsi NTT itu berharap ke depan anggaran pendidikan dapat terus meningkat agar kualitas pendidikan nasional semakin baik. Dia meyakini kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh sistem pendidikan yang berjalan dengan baik dan sesuai harapan.
Selain aspek pendidikan, Melchias Mekeng juga menyoroti penerbitan obligasi daerah sejak September 2025. Langkah tersebut dinilai penting karena banyak pemerintah daerah mengalami tekanan fiskal setelah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe











