Gerbong PDIP Sikka Mulai Bergerak

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 30 April 2026 - 09:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 283 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelantikan 21 PAC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka

Pelantikan 21 PAC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka

Maumere-SuaraSikka.com: Gerbong PDI Perjuangan di Kabupaten Sikka Propinsi NTT mulai bergerak. Pelantikan 21 Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Sikka, Rabu (28/4) di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Sikka di Jalan Wairklau, memberi sinyal PDI Perjuangan Sikka sedang melirik serius tampuk kekuasaan di daerah itu.

Tidak main-main, Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira bersama Ketua DPD PDI Perjuangan Yunus Takandewa dan Sekretarus DPD PDI Perjuangan NTT Patrisius Laliwolo turun langsung dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab). Yunus Takandewa berkesempatan mengukuhkan 168 kader PDI Perjuangan dalam jajaran Pengurus Anak Cabang.

Yunus Takandewa menyebut PAC merupakan ujung tombak partai yang dekat dengan rakyat. Karena itu dia mengingatkan semua kader di barisan PAC harus bersinergi dengan rakyat sebagai pemilik kedaulatan.

Ketua DPD PDI Perjuangan NTT Yunus Takandewa

“PDI Perjuangan bukan partai elitis, kita adalah perpanjangan tangan wong cilik, rakyat, dan teman-teman adalah ujung tombak partai, harus setiap saat dekat dengan rakyat,” ungkap Yunus Takandewa.

Baca Juga :  SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Yunus Takandewa mengingatkan 4 hal penting yang harus dilakukan para kader banteng di level PAC yakni kewahiban elektoral, organisasi, komunikasi publik serta kepengurusan dan tata kelola partai. Bagi dia, 4 kewajiban ini harus diimplementasikan demi kepentingan rakyat.

Pada bagian lain, Andreas Hugo Pareira mengatakan menjadi politisi adalah sebuah bentuk panggilan untuk mengabdi kepada rakyat. Bentuk pengabdian, ujar dia, harus dilakukan dengan tulus dan ikhlas.

Berita Terkait

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores
SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta
Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira
PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar
Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo
Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian
Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar
Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 07:59 WITA

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

Senin, 21 September 2026 - 10:21 WITA

SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 19:48 WITA

Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira

Senin, 14 September 2026 - 18:22 WITA

PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 22:24 WITA

Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian

Kamis, 10 September 2026 - 22:25 WITA

Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito tengah memberikan keterangan pers di Cimahi, Rabu (16/9)

Nasional

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:07 WITA