Kegiatan LKS Tingkat Nasional telah selesai pada Sabtu (1/8) lalu. Dalam berbagai kekurangan dan keterbatasan, dua pelajar ini belum berhasil menembus peringkat 10 Besar. Meski demikian, sukses berkompetisi pada level tertinggi di tingkat SMK, merupakan sebuah prestasi membanggakan, karena dua pelajar ini bukan saja membawa nama besar sekolah, tetapi juga mengharumkan nama Kabupaten Sikka dan Propinsi NTT.
Longginus Nong Ariel dan Christian Julio Badar sempat membagikan pengalaman mereka saat mengikuti Seleksi LKS dari Tingkat Kabupaten, Tingkat Propinsi, hingga Tingkat Nasional. Secara umum, dua pelajar ini mengaku tekun mengikuti bimbingan sehingga bisa ikut berkompetisi. Meski waktu persiapan singkat, dua pelajar ini dengan tekun, disiplin dan penuh tanggung jawab mengikuti proses bimbingan dari guru-guru. Apalagi mereka mendapat dukungan total dari sekolah dan para pelajar.
“Saya harus berhadapan dengan 31 pelajar terbaik dari masing-masing propinsi, minta maaf, saya belum bisa meraih prestasi yang lebih baik,” ungkap Longginus Nong Ariel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala SMKS Yohanes XXIII Bernadus Badar mengapresiasi catatan prestasi yang ditorehkan Longginus Nong Ariel dan Christian Julio Badar. Bagi dia, perjuangan dua pelajar ini hingga berkompetisi di level nasional, merupakan kebanggaan tersendiri.
“Bukan soal juara atau tidak. Tapi bisa tembus hingga level nasional itu sudah luat biasa,” ungkap dia bangga.
Menurut Bernad Badar hampir setiap tahun pelajar SMKS Yohanes XXIII berkesempatan mengikuti Seleksi LKS pada berbagai macam bidang lomba. Bahkan, kata dia, ada yang tembus hingga ke level nasional.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












