

Maumere-SuaraSikka.com: Pulau Flores di Propinsi NTT bergetar hebat pada Sabtu (15/8) pagi hari sekitar pukul 05.58 Wita. Gempa tektonik berkekuatan 7,7 magnitudo dirasakan pada sebagian wilayah di daerah itu. Dari Maumere Kabupaten Sikka dikabarkan 1 orang meninggal dunia.
Getaran pertama begitu kuat, kira-kira 3 detik lamanya. Warga berhamburan keluar rumah. Selang beberapa detik terjadi lagi getaran yang lebih kuat sekitar 4 detik. Setelah itu masih terjadu beberapa kali gempa susulan dengan kekuatan yang lebih kecil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M7,7 pada kedalaman 15 kilometer. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,41° LS; 121,39° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 30 kilometer arah Timur Laut Nagekeo Propinsi Nusa Tenggara Timur.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Flores Back-Arc Thrust. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Potensi Tsunami
Dalam rilis yang sama, mengingatkan potensi tsunami dengan berbagai kategori tingkat status ancaman siaga (0.5-3 meter) terjadi di wilayah Manggarai bagian utara, Ngada bagian utara, Ende, Flores Timur, Jeneponto, dan waspada (<0.5 meter) terjadi di wilayah Flores Timur, Bima, Dompu, Wajo.
Berdasarkan SOP yang berlaku, BMKG telah menyampaikan peringatan dini tsunami kepada stakeholder dan masyarakat. Peringatan Dini 1 telah diterbitkan pada pukul 05:00:39 WIB atau 2 menit 16 detik setelah gempa bumi. Selanjutnya Peringatan Dini 2 telah diterbitkan pada pukul 05:09:56 WIB atau 11 menit 33 detik setelah gempa bumi.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












