Kemudian Peringatan Dini 3 berisi update parameter dan hasil observasi tide gauge (waktu tiba dan ketinggian tsunami) dirilis 4 (empat) kali pada Peringatan Dini 3.1 pukul 05:55:45 WIB atau 51 menit 27 detik setelah gempa bumi, Peringatan Dini 3.2 pukul 06:28:42 WIB atau 1 jam 30 menit 19 detik setelah gempa bumi, Peringatan Dini 3.3 pukul 06:49:19 WIB atau 1 jam 50 menit 56 detik setelah gempa bumi, dan Peringatan Dini 3.4 pukul 07:05:33 WIB atau 2 jam 7 menit 10 detik setelah gempa bumi.
Seterusnya dilakukan Peringatan Dini 4 (pengakhiran) telah diterbitkan pada pukul 07:30:00 WIB atau 2 jam 31 menit 37 detik setelah gempa bumi.
Hingga pukul 07.07 Wib, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 37 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitude M3,6-M6,2 dan dirasakan berjumlah 1 gempa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dengan memperhatikan kondisi terkini, terkait dengan hasil observasi tinggi muka laut di wilayah terdampak, tidak ada lagi kenaikan muka air laut signifikan yang membahayakan, Maka Peringatan Dini Tsunami dinyatakan berakhir pada pukul 07.30 Wib,” demikian pernyataan resmi Wijatanto selaku Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG.
BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan dan ketinggian tsunami berdasarkan observasi tinggi muka laut, serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.
Terhadap hal ini BMKG mengimbau masyarakat agar tetaptetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi dan mewaspadai gempa bumi susulan yang masih terjadi.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












