Maumere-SuaraSikka.com: Desa Pemana di Kecamatan Alok Kabupaten Sikka menjadi rawan penyebaran transmisi lokal Covid-19. Diketahui bertambah lagi 1 kasus positip yang terjadi, Kamis (10/12) lalu.
Penambahan 1 kasus transmisi lokal ini resmi diumumkan Sabtu (12/12). Secara lisan, informasi tentang ini sudah disampaikan Satgas Covid Sikka sejak Jumat kemarin.
Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus menyebutkan kasus transmisi lokal terbaru yakni WM, seorang ibu rumah tangga berusia 50 tahun 8 bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perempuan asal Desa Pemana ini mengeluh batuk, pilek, dan sesak napas pada Rabu (9/12). Lalu dia memeriksakan kesehatan di Puskesmas Teluk.
Terhadap keluhan ini, petugas kesehatan di Puskesmas Teluk merujuk yang bersangkutan ke RSUD TC Hillers Maumere.
“Dia menjalani swab test, dan setelah diuji di Laboratorium TCM RSUD TC Hillers, diketahui hasilnya terkonfirmasi positip,” jelas Petrus Herlemus.
Petrus Herlemus menambahkan dari penelusuran rekam jejak, WM dipastikan tidak pernah keluar daerah.
“Dengan rekam jejak yang ada, dapat disimpulkan ini adalah kasus transmisi lokal,” tegas dia.
Terhadap kasus ini, Tim Medis Satgas Covid Sikka telah melakukan penelusuran lebih lanjut dengan tindakan treking kepada sebanyak 14 orang. Mereka adalah orang-orang yang diketahui pernah kontak erat dengan WM.
Sebelumnya, Satgas Covid Sikka telah mewanti-wanti daerah transmisi lokal, salah satunya adalah Pemana. Fakta ini menyusul kasus transmisi lokal yang dialami SH, di mana akhirnya perempuan ini meninggal dunia.
Dengan bertambahnya 1 kasus positip corona, maka hingga hari ini sudah 12 orang yang terkonfirmasi positip. Semua mereka menjalani isolasi di ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere, kecuali 1 orang yang isolasi mandiri di rumahnya di Desa Pemana.*** (eny)















