


Maumere-SuaraSikka.com: Vaksinasi sinovac tahap kedua di Kabupaten Sikka menyasar 800 orang. Mestinya yang disasar sebanyak 1.687 orang, namun kendalanya karena keterbatasan vial.
Ketersediaan vaksin tahap kedua sebanyak 200 vial, di mana 1 vial bisa untuk 8-9 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jurubicara Satgas Covid Sikka Mohamad Daeng Bakir menjelaskan untuk menjamin 1 orang mendapat dua kali suntikan, maka sasaran yang dapat dilayani 800 orang saja.

Penerima vaksin tahap kedua terdiri dari 480 tenaga kesehatan dan 320 pelayan publik. Penerima vaksin pelayan publik, lanjut dia, seperti guru, TNI-Polri, DPRD, tokoh agama, pejabat daerah, ASN, BUMN, BUMD, Satpol PP, pedagang pasar, petugas pariwisata dan Organda.
“Untuk suntikan pertama mulai berlangsung hari ini. Nakes akan dilayani di 18 Fasyankes, sedangkan pelayan publik terpusat di Kantor Bupati,” jelas Mohamad Daeng Bakir usai vaksinasi di Kantor Bupati Sikka, Selasa (9/3).
Data yang dihimpun media ini, khusus di Kantor Bupati Sikka, vaksinasi tahap kedua suntikan pertama, akan dilaksanakan selama 2 hari.

Pada Selasa (9/3), melibatkan TNI AD 30 orang, TNI AL 25 orang, Polri 45 orang, DPRD 34 orang, tokoh agama 40 orang, dan pejabat daerah 45 orang.
Menyusul Rabu (10/3) melibatkan guru 55 orang, ASN 40 orang, BUMN 10 orang, BUMD 6 orang, Satpol PP 25 orang, dan petugas pariwisata 10 orang.
Pantauan media ini, ratusan pelayan publik mengikuti vaksinasi di Kantor Bupati Sikka di Jalan Eltari. Tampak terlihat antara lain Wakapolres Sikka Kompol I Putu Surawan, Danramil Kewapante Kapten Inf Ida Bagus Wiriyawan, dan Ketua Pengadilan Negeri Maumere.
Dinas Kesehatan Sikka menerjunkan 5 Tim Fasyankes dari Puskesmas Beru, Kopeta, Koting, Nele, dan Wolomarang. *** (eny)

















