
Maumere-SuaraSikka.com: Dua oknum PNS di lingkup Pemkab Sikka dan 1 kepala desa tertangkap Satgas Covid Sikka, Jumat (9/7) malam. Mereka sedang pesta minuman keras (miras) bersama ladies di sebuah cafe.
Pesta miras tersebut berlangsung di sebuah cafe yang terletak di wilayah Kelurahan Waioti Kecamatan Alok Timur. Tiga pejabat ini masing-masing didampingi ladies yang bekerja pada cafe tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mestinya ada lagi 1 orang lain yang sama-sama pesta miras malam itu. Namun pria ini dikabarkan nekad menyelamatkan diri dengan cara mencebur ke laut.

Yosef Nong selaku Penyidik PNS membenarkan Satgas Covid Sikka memergoki sebuah cafe yang masih beraktifitas sekitar pukul 21.20 Wita.
Padahal sesuai Surat Edaran Bupati Sikka aktifitas masyarakat, termasuk cafe dan pub, dihentikan pada pukul 20.00 Wita.
Dia mengaku mendapat informasi aktifitas cafe tersebut dari laporan masyarakat. Satgas Covid Sikka yang awalnya hendak ke Lokaria, akhirnya menyampari cafe tersebut.
Ketika ditelusuri ke dalam cafe, ternyata masih ada aktifitas. Satgas Covid Sikka langsung mengedukasi untuk menutup cafe karena telah melewati waktu yang ditentukan.
Dokumen perizinan cafe tersebut diambil, dan pemilik cafe diminta menghadap PPNS di Kantor SatPol PP pada Senin (12/7) untuk dilakukan proses penyelidikan.
Yosef Nong memastikan oknum PNS akan diambil tindakan sesuai aturan kepegawaian. Nantinya, setelah memeriksa yang bersangkutan, PPNS akan memberikan rekomendasi kepada badan pembina kepegawaian untuk diambil tindakan.

Dua oknum PNS yang tertangkap ini boleh disebut sebagai pejabat yang mestinya berada dalam barisan Satgas Covid untuk mengamankan SE Bupati Sikka.
Salah seorangnya sempat berdebat dengan Kasat Pol PP Adeodatus Buang da Cunha dengan alasan sedang menjalankan tugas.
Argumentasi ini dinilai lemah, karena saat dibekuk, terlihat beberapa botol miras di atas meja, dengan sejumlah gelas yang masih terisi miras. Apalagi, saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 21.20 Wita.
Operasi yustisi Satgas Covid Sikka, Jumat (9/7) melibatkan personil Polres Sikka, Brimob Maumere, SatPol PP, BPBD Sikkq, dan KBPP Polres Sikka.*** (eny)



















