Pelajar di Sikka Mulai Dilayani Vaksin Covid

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 7 September 2021 - 16:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 23 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petronela Renya Rosari Londa, pelajar Kelas X SMAN 1 Maumere menerima suntikan dosis pertama vaksin sinovac di Kantor Koramil Alok, Selasa (7/9)

Petronela Renya Rosari Londa, pelajar Kelas X SMAN 1 Maumere menerima suntikan dosis pertama vaksin sinovac di Kantor Koramil Alok, Selasa (7/9)

Maumere-SuaraSikka.com: Para pelajar di Kabupaten Sikka mulai mendapatkan pelayanan vaksin Covid. Mereka tampak senang bisa ikut berkontribusi menyukseskan program vaksinasi.

Kondisi ini terlihat saat vaksinasi yang dilaksanakan Kodim Sikka bertempat di Kantor Koramil Alok, Selasa (7/9).

Puluhan pelajar terlihat ikut mengantri untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi. Beberapa di antaranya masih mengenakan seragam sekolah, tapi ada juga yang berpakaian biasa.

Remya Londa (kanan) dan Natalia (kiri) menjalani vaksinasi di Kantor Koramil Alok

Petronela Renya Rosari Londa, pelajar Kelas X SMAN 1 Maumere, antara lain salah satu siswi yang mendapatkan pelayanan vaksin. Dia mengaku senang bisa mengikuti program vaksinasi sebagaimana imbauan pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah lama sekali ingin vaksin, hari ini baru dapat kesempatan,” ujar dia.

Meskipun hari ini dijadwalkan vaksin, Renya Londa tetap berangkat ke sekolah guna mengikuti kegiatan belajar mengajar. Setelah selesai KBM dia langsung menuju lokasi vaksinasi.

Gadis 15 tahun ini sadar betul pentingnya vaksinasi untuk memperoleh herd immunity dalam rangka menekan laju penularan Covid. Apalagi, kata dia, para pelajar juga diwajibkan menjalani vaksinasi demi kenyamanan KBM dan kepentingan pendidikan.

Baca Juga :  Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Renya Londa datang bersama rekan satu sekolahnya Natalia Boru Aritonang. Keduanya langsung mendaftarkan diri, menjalani skrining, dan masuk ke ruang penyuntikan vaksin.

Natalia boru Aritonang memperlihatkan sertifikasi vaksinasi

Tidak jauh berbeda, Natalia Boru Aritonang pun merasa bersyukur karena telah ikut berkontribusi menyukseskan program vaksinasi pemerintah.

“Syukurlah saya sudah divaksin,” ungkap Natalia sambil menunjukkan sertifikasi vaksinasi.

Bupati Sikka dan Dandim Sikka mrnyaksikan vaksinasi terhadap Maria Oktaviana, seorang pelajar

Sebelumnya Maria Oktaviana, pelajar Kelas XI  Jurusan Otorisasi dan Tata Kelola Perkantoran SMK Santo Gabriel Maumere, juga mendapatkan pelayanan vaksinasi di Kantor Koramil Alok.

Gadis 17 tahun ini merasa spesial karena proses suntikan vaksin kepada dirinya disaksikan langsung Bupati Sikka Fransiskus Roberto Digo dan Dandim Sikka Letkol Inf Muhammad Jafar.

“Senang berganda, bis dapat vaksin, sekaligus disaksikan Bupati dan Dandim. Rasanya bagaimana begitu,” ungkap Maria Oktaviana yang hari itu mendapat izin dari sekolah untuk mengikuti vaksinasi di Kantor Koramil Alok.

Baca Juga :  Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Fransiskus Apriliano sedang dilayani suntikan vaksin

Fransiskus Apriliano, pelajar SMPK Frater Maumere juga ikut mendapatkan pelayanan vaksinasi. Namanya didaftarkan oleh orang tua. Sejak pagi hari dia sudah mengantri mengikuti mekanisme dan prowedural pelayanan yang diatur Panitia Pelaksana.

Danramil Alok Kapten CZI Sunaryo menjelaskan Kodim Sikka telah melayani vaksinasi secara bergelombang. Kali ini merupakan gelombang ketiga dengan jenis vaksin sinovac.

“Sasaran kami masih masyarakat umum, sebanyak 400 orang,” jelas dia.

Dia mengaku banyak pelajar dan mahasiswa yang kali ini ikut menjalani vaksinasi. Berapa jumlahnya, Danramil Alok belum mengetahui secara pasti.

Pantauan media ini, proses vaksinasi berlangsung tertib dengan menegakkan disiplin protokol kesehatan. Dandim Sikka memantau sejak kegiatan dimulai pukul 09.00 Wita.

Sejumlah tenaga kesehatan dari Puskesmas Kopeta dan Nele melancarkan kegiatan vaksinasi. Mereka dibantu beberapa orang kesehatan dari Kodim Sikka.*** (eny)

Berita Terkait

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara
Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31 WITA

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA