Satu Terduga Pelaku Pembunuhan di Bola Berstatus Pelajar

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 30 September 2021 - 09:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 39 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Maumere-SuaraSikka.com: Aparat kepolisian telah meringkus 8 orang terduga pelaku pembunuhan di Bola Kabupaten Sikka. Satu di antaranya berstatus pelajar.

Media ini sempat bertemu dengan 5 orang terduga pelaku yang sedang diamankan di Mapolres Sikka, Rabu (29/9). Umur mereka rata-rata 20-an tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satunya yakni IR, yang masih berumur 18 tahun. Dia mengaku sebagai seorang pelajar pada salah satu sekolah di Kota Maumere.

Hingga kini belum diketahui status IR, apakah sebagai saksi ataukah tersangka. Diperkirakan IR bersama 4 orang lainnya hanya dijadikan saksi karena mereka tidak ditahan di dalam sel Mapolres Sikka.

Baca Juga :  Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Kasat Reskrim Polres Sikka yang baru AKP Nyoman Gede Arya Triadi Putra belum bisa dihubungi. Dia baru saja selesai melakukan serah terima jabatan untuk bertugas di wilayah hukum Polres Sikka.

IR sendiri tidak tahu apa motif di balik kasus pembunuhan. Malam itu dia mengikuti acara pesta sambut baru. Pemuda ini mengaku sempat dipukul oleh korban. Selanjutnya terjadi perkelahian antara kelompok korban dan IR bersama kawan-kawannya.

Baca Juga :  Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

“Kami sempat terlibat berantam. Lalu korban lari keluar dari tenda. Dan selanjutnya saya tidak tahu lagi, sampai terdengar berita korban meninggal,” jelas dia.

Peristiwa pembunuhan itu sendiri terjadi pada Minggu (26/9) pukul 23.30 Wita. Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil meringkus 8 terduga pelaku pada Selasa (28/9).

Semua terduga pelaku langsung dibawa ke Mapolres Sikka. Tiga di antaranya dimasukkan le dalam sel, sedangkan 5 orang lain diamankan di luar sel.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA