Bendera PKPI Berkibar di He’opuat

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 10 November 2018 - 11:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 62 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PKP Indonesia Sikka Hildegardis Sunur bersama sejumlah calon anggota DPRD Sikka mengibarkan bendera partai di Dusun He’o Desa He’opuat Kecamatan Hewokloang, Jumat (9/11)

Ketua PKP Indonesia Sikka Hildegardis Sunur bersama sejumlah calon anggota DPRD Sikka mengibarkan bendera partai di Dusun He’o Desa He’opuat Kecamatan Hewokloang, Jumat (9/11)

Maumere-SuaraSikka.com: Pemilihan Umum 2019 masih 5 bulan lagi. Partai-partai politik peserta pemilu terus melancarkan strategi dan kiat-kiat untuk meraih kemenangan. Hal yang sama dilakukan PKP Indonesia Kabupaten Sikka. Partai dengan nomor urut 20 ini, Jumat (9/11), mengibarkan bendera di Dusun He’o Desa He’opuat Kecamatan Hewokloang.
Dalam pemetaan daerah pemilihan di tingkat kabupaten, Kecamatan Hewokloang masuk dalam daerah pemilihan Sikka 2. Selain Hewokloang, ada juga Kecamatan Lela, Koting, Nele, Kangae, dan Kewapante. Alokasi kursi pada daerah pemilihan ini yakni sebanyak 7 kursi.
PKP Indonesia Sikka merasa berkepentingan secara politik untuk mengibarkan bendera di desa yang kurang lebih terdapat 600 pemilih itu. Partai yang dibenum Hildegardis Sunur itu mengusung Ambrosius Dan, putera dari desa itu, sebagai salah satu calon anggota DPRD Sikka. Ambrosius Dan sendiri pernah dua kali menjadi anggota DPRD Sikka, yakni periode 1999-2004 dari PDI Perjuangan dan periode 2009-2014 dari Partai Demokrasi Pembaharuan.
Bendera PKP Indonesia dikibarkan persis di pinggir jalan, dekat dengan lapangan bola voli. Menurut sejumlah warga, bisanya menjelang perhelatan politik lima tahunan, lokasi di situ biasanya menjadi tempat pemasangan bendera partai-partai politik. PKP Indonesia menjadi partai pertama yang mengibarkan bendera di Dusun He’o.
Pengibaran bendera PKP Indonesia disaksikan oleh cukup banyak warga masyarakat, termasuk salah satu tokoh dusun yang merupakan tuan tanah. Ketua PKP Indonesia Sikka Hildegardis Sunur bersama Ambrosius Dan mengikat tali-tali bendera pada tiang yang dicat berwarna merah. Setelah itu keduanya menancapkan tiang pada lubang yang sudah disiapkan.
Ikut menyaksikan pengibaran bendera PKP Indonesia ini antara lain Dionisius Frinci Wata calon anggota DPRD Sikka Dapil Sikka 2, Edward Lodovic da Gomez calon anggota DPRD Provinsi Dapil NTT 5, dan sejumlah pengurus PKP Indonesia tingkat kabupaten dan Kecamatan Hewokloang.
Hildegardis Sunur dalam kesempatan tatap muka dengan warga masyarakat mengucapkan banyak terima kasih kepada warga masyarakat yang telah menerima kehadiran PKP Indonesia di Dusun He’o. Satu-satunya perempuan yang menjadi ketua partai politik di Kabupaten Sikka ini menaruh harapan besar agar warga masyarakat di Dusun He’o memberikan kepercayaan kepada PKP Indonesia dari tingkat pusat hingga kabupaten.
Tatap muka antara pengurus PKP Indonesia Sikka bersama warga masyarakat di dusun itu berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan persaudaraan. Keakraban itu membuat Hildegardis Sunur tidak segan-segan menyebut dirinya sebagai warga He’o. Tuan tanah dan warga masyarakat tidak berkeberatan dengan penyebutan tersebut.*** (eny)
Baca Juga :  Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA