Seorang Ibu di Maumere Menjerit Histeris di Toko Pakaian, Ternyata Uang Rp 1,8 Juta Raib, Pelaku Pencuri Terekam CCTV

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 1 Mei 2023 - 14:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 60 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban pencurian di toko.pakaian sedang menangis histeris, Minggu (1/5)

Korban pencurian di toko.pakaian sedang menangis histeris, Minggu (1/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Seorang ibu mendadak menjerit histeris pada sebuah toko pakaian di Kota Maumere, Senin (1/5), sekitar pukul 11.05 Wita. Ternyata uang senilai Rp 1,8 juta hilang dari tas miliknya.

Perempuan yang diketahui bernama Maria Wati ini menangis histeris sambil berteriak bahwa uangnya hilang dari dalam tas gantung yang dia kenakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maria Wati baru sadar uangnya hilang ketika dia hendak membayar 4 potong celana yang dibeli dari Ginza Mode. Tas hitam miliknya sudah dalam posisi terbuka. Uang yang dia simpan di dalam tas tersebut, ternyata sudah tidak ada lagi.

Ibu 6 anak ini bahkan pingsan sejenak, sebelum akhirnya ditolong karyawan dan pengunjung Ginza Mode yang terletak di samping Toko Bintang Mas.

Baca Juga :  Bangunan SDN Wolomoni di Niawula Ende Digusur Paksa, Jadikan Koperasi Desa Merah Putih, Satgas FP NTT Nasional Kecam Keras!

Seolah tidak menerima kenyataan, perempuan yang berdomisili di Desa Reroroja Kecamatan Magepanda itu terus menangis di samping kasir Ginza Mode.

Pelaku Terekam CCTV
Kurang lebih setengah jam kemudian, beberapa anggota SatIntel Polres Sikka mendatangi lokasi kejadian. Setelah berkoordinasi dengan manajemen Ginza Mode, akhirnya mereka diperbplehkan melihat rekaman CCTV.

Dari rekaman CCTV di Ginza Mode, diketahui Maria Wati tiba di toko pakaian itu pukul 10.42 Wita. Dia langsung menuju tempat jualan paling depan, karena di situ dijual obral beragam pakaian dari celana pendek, celana panjang, baju kaos, dan baju kemeja.

Baca Juga :  Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rekaman CCTV juga menggambarkan bagaimana seorang perempuan yang menempel ketat Maria Wati, dan berhasil memasukkan tangannya ke dalam tas hitam, lalu mengambil uang yang ada di dalam tersebut.

Modus pencurian terbilang unik, karena perempuan pelaku ini melibatkan seorang anak laki-laki, yang waktu itu mengenakan baju kaos berwarna kuning.

Anak kecil ini berperan membuka restleiting tas Maria Wati, guna memudahkan pelaku melancarkan niat jahatnya.

Setelah memastikan uangnya hilang karena dicuri seseorang di Ginza Mode, korban langsung menuju Mapolres Sikka untuk melaporkan kasus tersebut.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA