Busyet! Dana Sertifikasi Guru di Sikka, Dipotong Rp 1,329 Miliar, Disunat Rp 642 Juta

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 21 Juli 2023 - 11:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 125 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis PKO Sikka Germanus Goleng sedang memberikan penjelasan terkait dana sertifikasi guru ketika aksi demonstrasi guru-guru penerima dana sertifikasi di Gedung DPRD Sikka, Kamis (20/7)

Kadis PKO Sikka Germanus Goleng sedang memberikan penjelasan terkait dana sertifikasi guru ketika aksi demonstrasi guru-guru penerima dana sertifikasi di Gedung DPRD Sikka, Kamis (20/7)

Maumere-SuaraSikka.com: Kepala Dinas PKO Sikka Germanus Goleng mengungkap sejumlah fakta kasus dugaan sunat dana sertifikasi guru triwulan pertama tahun 2023 di daerah itu senilai Rp 642.159.266.

Di depan ratusan guru yang menggelar aksi di Gedung DPRD Sikka, Kamis (20/7), Germanus Goleng mengatakan dana sertifikasi diperuntukkan bagi 820 guru negeri di Kabupaten Sikka. Besarannya mencapai Rp 9 miliar lebih. Setelah dipotong pajak, besaran dana sertifikasi menjadi Rp 8 miliar lebih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Germanus Goleng yang belum seminggu menjabat sebagai Kadis PKO Sikka, mengaku sudah mendapat berbagai dokumen terkait dana sertifikasi guru.

Mantan Inspektur Sikka itu mengatakan dari data yang ada diketahui dana sertifikasi dipotong sebesar Rp 1.329.888.532. Pemotongan terjadi 3 kali, masing-masing Rp 250.000.000, Rp 392.159.266, dan Rp 687.729.266.

Baca Juga :  Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Suasana audiensi antara guru penerima dana sertifikasi dengan anggota DPRD Sikka

Pemotongan dana sertifikasi guru, kata dia, untuk pembayaran pinjaman para guru ke KSP Nasari berdasarkan MoU antara Kadis PKO Sikka Yoseph Heriyanto Vandiron Sales dan pihak KSP Nasari.

Penjelasan ini spontan mendapat perlawanan dari para guru penerima dana sertifikasi. Mereka memastikan tidak pernah memberi kuasa kepada Kadis PKO Sikka untuk mewakili mereka membuat perjanjian kerja sama dengan KSP Nasari.

Germanus Goleng sepertinya merasa.ada keanehan, karena dari jumlah dana sertifikasi yang dipotong, justeru pinjaman para guru ke KSP Nasari hanya senilai Rp 687.729.266.

Kadis PKO Sikka Germanus Goleng juga menginformasikan bahwa pemotongan dana sertifikasi dilakukan untuk 810 guru. Besaran pemotongan berkisar antara paling rendah Rp 750.000, hingga paling besar Rp 12.000.000.

Baca Juga :  Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Ketua Ikatan Guru Sertifikasi Fransesko Losi membacakan pernyataan sikap di Gedung DPRD Sikka

Sebelumnya, saat rapat dengar pendapat bersama Dinas PKO Sikka pada 14 Juni 2023 lalu, Irma selaku Bendahara Pengeluaran memastikan 3 kali mencairkan dana sertifikasi.

Dua kali pencairan pertama yakni Rp 250.000.000 dan Rp 392.159.266 berdasarkan cek yang ditandatangani Kadis PKO Sikka Yoseph Heriyanto Vandiron Sales dan dirinya.

Uang tersebut kemudian diserahkan kepada Iswadi, operator dana sertifikasi untuk membayar pinjaman para guru ke KSP Nasari.

Iswadi sendiri membenarkan telah menerima uang tersebut. Uang yang diterima dari Bendahara Pengeluaran lalu diserahkan ke Kadis PKO Sikka Yoseph Heriyanto Vandiron Sales. Sementara Kadis PKO Sikka membantah telah menerima uang dari Iswadi.

Pencairan ketiga sebesar Rp 687.729.266, menurut Irma, langsung ditransfer dari rekening Dinas PKO Sikka ke rekening KSP Nasari.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru