

Maumere-SuaraSikka.com: Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera telah menyatakan daerah setempat sebagai kejadian⁹ luar biasa (KLB) rabies.
Demikian hal ini disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Petrus Helermus, Senin (18/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tadi malam Pa Penjabat sudah tanda tangan pernyataan KLB rabies,” jelas Petrus Helermus.
Penetapan KLB rabies, jelas Petrus Herlemus, diakibatkan karena tingginya kasus gigitan hewan penular rabies (HPR). Selama periode Januari hingga Maret 2024, sebut dia, gigitan HPR mencapai lebih dari 500 kasus.
Akibat gigitan HPR khususnya anjing, 2 warga Kabupaten Sikka dinyatakan meninggal dunia. Satu orang meninggal pada Pebruari, dan 1 lagi meninggal pada Maret ini.
Dia mengakui penetapan KLB sangat terlambat. Kendalanya, alasan dia, karena lambannya kajian dan telaahan staf.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












