Demam Berdarah Mengancam, Hingga Januari Terjadi 19 Kasus

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 20 Januari 2019 - 21:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 9 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Maria Bernadina Sada Ninu

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Maria Bernadina Sada Ninu

Maumere-SuaraSikka.com: Penyakit demam berdarah dengue (DBD) kini mulai mengancam warga masyarakat Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Sampai dengan Minggu (20/1), sudah terjadi 19 kasus. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan pola hidup sehat dan mewaspadai kasus DBD.
Kasus-kasus DBD itu terjadi di beberapa kecamatan dalam wilayah Kabupaten Sikka. Data yang dihimpun media ini menyebutkan 19 kasus DBD itu yakni  Kecamatan Lela 1 kasus, Alok 3 kasus, Alok Barat 2 kasus, Kewapante 4 kasus, Kangae 4 kasus, Hewokloang 2 kasus, Bola 1 kasus, Waigete 1 kasus, dan Talibura 1 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Maria Bernadina Sada Nenu mengatakan Kementerian Kesehatan sudah mengeluarkan imbauan ke seluruh daerah untuk siaga DBD. Hal ini karena ditemukannya DBD di berbagai daerah yang dikuatirkan akan menyebar ke seluruh wilayah di Indonesia. Terjadi peningkatan kasus DBD di beberapa daerah seperti Kabupaten Kuala Kapuas Propinsi Kalimantan Tengah, Kabupaten Manggarai Barat Propinsi NTT, juga di Propinsi Sulawesi Utara.
Berdasarkan data dari Direktorat jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit kementerian Kesehatan, disebutkan distribusi penyakit suspek DBD sejak minggu pertama 2019, tertinggi di Propinsi Jawa Timur dengan jumlah suspek DBD 700 orang, diikuti Jawa tengah 512 orang, dan Jawa Barat 401 orang. Suspek DBD artinya belum tentu positip kasus DBD, namun sudah harus menjadi kewaspadaan oleh masyarakat dan pemerintah.
 “Karena itu masyarakat diminta untuk tetap waspada, sementara pemerintah daerah melakukan upaya pencegahan,” jelas dia di Maumere, Minggu (20/1).
Untuk mengantisipasi peningkatan kasus DBD di Kabupaten Sikka, Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka telah melakukan langkah-langkah taktis strategis. Antara lain yakni Bupati Sikka telah mengeluarkan surat edaran kepada para camat untuk melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk dengan pola 4M yaitu menutup, mengubur, menguras, dan memantau.
Dinas Kesehatan juga telah menggelar rapat koordinasi bersama Camat Alok, Alok Timur, Alok Barat, Kangae dan Kewapante, serta para Kepala Puskesmas, petugas sanitasi Puskesmas untuk mengambil langkah-langkah strategis.
Selain itu, Tim Dinas Kesehatan bersama Tim Kecamatan dan Puskesmas, juga sudah turun ke desa/kelurahan yang mengalami kasus DBD terbanyak. Langkah lain yang dilakukan yakni membagikan abate kepada masyarakat, serta meningkatkan promosi kesehatan melalui media, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan aparatur sipil negara.*** (eny)
Baca Juga :  Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru