


Maumere-SuaraSikka.com: Debatabel kebijakan Paskibraka tidak boleh menggunakan jilbab saat mengikuti upacara pengibaran dan penurunan bendera merah putih, sepertinya tidak berlaku di Kabupaten Sikka.
Sebanyak 4 anggota Paskibra di Kabupaten Sikka tetap mengenakan jilbab ketika upacara pengibaran bendera merah putih di halaman Kantor Bupati Sikka, Sabtu (17/8) pagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantauan media ini, 4 anggota berjilbab tersebut tersebar pada semua barisan, terdiri dari 1 orang di Kelompok 17, lalu 1 orang di Kelompok 8, dan 2 orang di Kelompok 45. Semua mereka mengenakan jilbab berwarna hitam.

Wulantari, pembawa baki bendera merah putih, memastikan dia dan 3 kawannya diizinkan pelatih untuk mengenakan jilbab. Atas dasar itu, sebagai perempuan Muslim yang sudah terbiasa mengenakan jilbab, dia dan kawan-kawannya mengikuti perintah pelatih.
“Kami diizinkan pelatih,” kata dia singkat.
Pelajar Kelas X1 SMAN Pemana itu mengatakan jika sekiranya tidak diizinkan, dia secara pribadi mengaku akan melepaskan jilbab saat mengikuti upacara pengibaran bendera merah putih.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












