Antrian Online di Faskes Lebih Efektif dan Efisien, Gunakan Mobile JKN

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 6 November 2024 - 09:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 292 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPJS Cabang Maumere Dina Andayani

Kepala BPJS Cabang Maumere Dina Andayani

Maumere-SuaraSikka.com: Peserta JKN-KIS yang hendak berobat kini tidak perlu lagi menunggu antrian yang memakan waktu panjang dan lama. BPJS Kesehatan telah menyediakan pelayanan antrian online yang dipastikan lebih efektif dan efisien.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Maumere Dina Anjayani menyebut saat kini hadir aplikasi Mobile JKN yang memudahkan peserta JKN-KIS mengakses layanan di mana pun dan kapan pun melalui koneksi internet.

Aplikasi Mobile JKN, sebut dia, merupakan salah satu inovasi untuk menjawabi keluhan peserta JKN-KIS yang terlalu lama menunggu pelayanan pada setiap fasilitas kesehatan (faskes).

“Sekarang ini tidak perlu lagi antri di faskes. Peserta cukup menggunakan aplikasi Mobile JKN, nanti tinggal pilih model pelayanan kesehatan yang diinginkan,” jelas Dina Andayani saat Media Gathering dengan tajuk Antrian Online di Fasilitas Kesehatan, Selasa (5/11).

Baca Juga :  Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

Dia mengakui bahwa aplikasi Mobile JKN sudah hadir beberapa tahun terakhir. Namun peserta JKN-KIS belum maksimal memanfaatkan layanan tersebut dengan berbagai alasan.

“Itulah pentingnya kami bersinergi dengan rekan-rekan media, agar bisa membantu sosialisasi kepada peserta JKN-KIS melalui pemberitaan,” ujar Dina Andayani yang baru 1 bulan menjabat sebagai Kepala BPJS Cabang Maumere.

Berita Terkait

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores
SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta
Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira
PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar
Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo
Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian
Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar
Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 07:59 WITA

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

Senin, 21 September 2026 - 10:21 WITA

SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 19:48 WITA

Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira

Senin, 14 September 2026 - 18:22 WITA

PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 22:24 WITA

Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian

Kamis, 10 September 2026 - 22:25 WITA

Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito tengah memberikan keterangan pers di Cimahi, Rabu (16/9)

Nasional

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:07 WITA