

Maumere-SuaraSikka.com: Kabupaten Sikka tengah berhadapan dengan defisit anggaran. Namun apesnya, justeru biaya perjalanan dinas diduga membengkak pada hampir semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
Fakta ini diungkap oleh Fraksi Garda Solidaritas di DPRD Sikka, Senin (30/12), dalam rapat paripurna dengan agenda Penetapan APBD 2025 dan beberapa buah Perda. Fraksi Garda Solidaritas merupakan gabungan Partai Garuda dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Fraksi menemukan kejanggalan biaya perjalanan dinas,” geram Ketua Fraksi Garda Solidaritas Hyginus Claudius Daga dari Partai Garuda.
Fraksi Garda Solidaritas membeberkan temuan rencana pembiayaan pada Dinas PKO Sikka berkaitan dengan belanja perjalanan dinas untuk kegiatan Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Konsultasi SKPD bagi satuan pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Menurut Fraksi Garda Solidaritas, rapat koordinasi seharusnya dilakukan di tingkat SKPD. Akan tetapi, yang nampak dalam RAPBD rapat koordinasi dianggarkan untuk setiap sekolah dengan besaran setiap sekolah di atas Rp 10.000.000. Bila ditotalkan angkanya mencapai Rp 531.820.000.
“Padahal informasi yang Fraksi peroleh perjalanan dinas pihak sekolah biasanya bersumber dari Dana BOS,” ujar Hyginus Claudius Daga.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












