Lewotobi Laki-Laki Meletus, Puluhan Ibu Hamil dan Ibu Menyusui di Kringa Dievakuasi ke Maumere

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 18 Juni 2025 - 00:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 326 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu menyusui di Desa Kringa sedang bersiap dievakuasi ke Maumere, Selasa (17/6)

Ibu menyusui di Desa Kringa sedang bersiap dievakuasi ke Maumere, Selasa (17/6)

Maumere-SuaraSikka.com: Letusan Gunung Api Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flotim Propinsi NTT berdampak juga kepada warga di Kabupaten Sikka. Puluhan ibu hamil dan ibu menyusui di Desa Kringa  terpaksa dievakuasi ke Kota Maumere.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Sikka Putu Botha menyampaikan paskah letusan warga Desa Kringa Kecamatan Talibura tampak panik, karena daerah ini menjadi langganan ancaman abu vulkanik dan belerang.

Putu Botha bersama sejumlah staf BPBD Sikka langsung turun ke lokasi terdampak. Mereka menyisir sejumlah desa yang  diperkirakan terdampak, antara lain Desa Kringa.

“Tadi kami sempat evakuasi beberapa ibu hamil. Mereka dievakuasi ke Puskesmas Beru untuk mendapatkan perawatan medis,” jelas Putu Botha yang dihubungi dari Maumere

Baca Juga :  Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

BPBD Sikka juga melayani pernintaan warga yang ingin dieevakuasi ke Kota Maumere. Mereka yang meminta dievakuasi adalah 7 orang ibu menyusui, 7 anak bayi umur 3-4 bulan, dan 5 orang anak usia 6-7 tahun.

“Ada warga yang sudah merasa tidak nyaman dengan hembusan debu vulkanik sehingga kami harus evakuasi,” jekas Putu Botha.

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru