Jaringan Lemah, Target Pendapatan 2026 di Sikka Turun, PDIP Kecewa

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 3 Juli 2025 - 11:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 2,214 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Benediktus Lukas Raja, anggota Fraksi PDI Perjuangan

Benediktus Lukas Raja, anggota Fraksi PDI Perjuangan

Maumere-SuaraSikka.com: Spirit Jaringan Oke Sikka Sejahtera (JOSS) yang diagungkan Bupati Juventus Prima Yoris Kago dan Wakil Bupati Simon Subandi Supriadi ternyata masih lemah. Hal ini bisa terlihat dari rencana pendapatan daerah untuk tahun anggaran 2026.

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago saat menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS) 2026, Senin (30/6),  menyebut pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp 1.257.296.750.000.

Target ini ternyata lebih kecil dari tahun 2025. Untuk tahun ini, target pendapatan yakni sebesar Rp 1.318.320.000.000. Dengan kata lain, target yang direncanakan pada tahun 2026 berkurang Rp 61.023.250.000 dari tahun 2025.

Postur target pendapatan 2026 yang tidak ideal ini menjadi pertanyaan Fraksi-Fraksi di DPRD Sikka. Sejumlah Fraksi meragukan semangat Bupati Sikka mengimplementasikan spirit jaringan oke yang nyaring berbunyi pada saat Pilkada 2024 lalu.

Baca Juga :  Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Fraksi PDI Perjuangan tampak sangat kecewa. Benediktus Lukas Raja, jurubicara Fraksi PDI Perjuangan mempertanyakan alasan Pemkab Sikka menurunkan target pendapatan pada tahun 2026.

Dia menengaskan bahwa masih banyak kebutuhan dasar rakyat yang menjadi tanggung jawab pemerintah untuk dipenuhi. Dengan turunnya target pendapatan, akan berdampak kepada program kegiatan yang tidak menyentuh tingkat kesejahteraan rakyat.

Berita Terkait

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:57 WITA

Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terbaru

Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Markus Mekeng

Nasional

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA