


Maumere-SuaraSikka.com: Balai Jalan di bawah Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga mengirimkan 3 unit exavator ke Kecamatan Palue Kabupaten Sikka. Langkah ini dilakukan untuk mengevakuasi longsor ekstrim pada sejumlah titik di daerah itu akibat gempa bumi tektonik pada Sabtu (15/8) lalu.
Informasi ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka Yohanes Emil Satriawan saat Rapat Koordinasi Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik, Jumat (21/8) malam. Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago dan Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi hadir dalam pertemuan yang berlangsung hingga Sabtu (22/8) dinihari tersebut.
“Saya infokan sebentar jam 02.00 Wita kami kirim 3 unit exavator ke Palue. Kami sudah koordinasikan dengan Balai Jalan,” ujar dia.
Tiga unit exavator, kata Yohanes Emil Satriawan, akan diangkut dengan menggunakan kapal feri, berangkat dari Dermaga Feri Kewapante. Sejumlah personil dari TNI/Polri dan Dinas Perhubungan terlibat dalam proses tersebut.
Dia menambahkan sebelumnya sudah ada 2 unit exavator yang dikirim oleh pemerintah daerah. Namun hanya 1 unit yang beroperasi, karena 1 unit lain mengalami kerusakan. Dengan tambahan 3 unit, harap dia, bisa memaksimalkan proses evakuasi material longsor pada sejumlah titik.
Data yang dihimpun media ini beberapa desa di Kecamatan Palue mengalami kerusakan serius akibat gempa bumi tektonik. Cukup banyak bantuan yang mengalir, namun masih tertahan di Posko Logistik. Bantuan sulit didistribusikan hingga ke desa-desa terpencil akibat terkendala akses transportasi. Setidaknya terdapat 5 titik longsoran ekstrim berupa material batu besar yang menutup badan jalan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












