Bupati Sikka Ingatkan Proyek IGD Rp 38 Miliar Tidak Boleh Mangkrak

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 10 Juli 2019 - 19:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 67 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo (baju birum ledua dari kiri) saat peletakkan batu pertama Proyek Pembangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD TC Hillers Maumere, Rabu (10/7)

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo (baju birum ledua dari kiri) saat peletakkan batu pertama Proyek Pembangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD TC Hillers Maumere, Rabu (10/7)

Maumere-SuaraSikka.com: Proyek Pembangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD TC Hillers Maumere senilai Rp 38 miliar lebih, resmi dikerjakan sejak 24 Juni 2019 lalu. Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong mengingatkan agar pembangunan proyek tersebut tidak mangkrak.
Pernyataan Robby Idong disampaikan pada Rabu (10/7), sebelum dia melakukan peletakkan batu pertama pembangunan IGD. Dia mengingatkan ini terus-menerus, dan meminta pengawasan dari semua elemen masyarakat, termasuk Kejaksaan Negeri Maumere, Inspektorat Kabupaten Sikka, para wartawan, dan semua masyarakat Kabupaten Sikka.
Robby Idong menyentil pengalaman pembangunan di daerah itu beberapa tahun terakhir, yang selalu berakhir mangkrak. Dia menyebut antara lain pembangunan Kantor Bupati Sikka yang kini sudah Gedung Sikka Innovation Center (SCC), dan pembangunan Kantor Bupati Sikka di Jalan Eltari kelurahan Kota Uneng.
“Dalam sejarah pengalaman pembangunan beberapa tahun di Sikka, mangkrak terlalu banyak. Kita bangun nekad-nekadan sekedar proyek, kemudian meyakinkan diri saja, ternyata tidak selesai. Kita lihat bangunan Kantor Bupati yang sekarang di SCC, juga gedung Kantor Bupati yang sekarang, itu juga  mangkrak,” sindir dia.
Dia mengatakan pembangunan IGD akan selesai dalam waktu 191 hari. Pada rapat pesiapan beberapa waktu lalu, dia sudah menekankan agar dalam kepemimpinannya tidak ada kegiatan pembangunan yang mangkrak. Pembangunan yang sudah direncanakan harus selesai dikerjakan.
“Yah, ini tidak main-main. Bupati akan mendengarkan laporannya perminggu, perkembangannya harus sesuai rencana, kalau tidak sesuai rencana harus ada extra time. 191 hari sangat singkat, tapi perlu dikerjakan secara preofesional,” ujar dia.
Robby Idong menambahkan dia sudah meminta Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Maumere untuk terus melakukan pemantauan dari hari ke hari. Dia juga telah memerintahkan Inspektur Kabupaten Sikka membentuk tim pengawasan untuk mengikuti perkembangan dan kemajuan fisik proyek dari hari ke hari.
“Kalau kontrak sudah dibuat, harus disiplin. Nanti kami minta skedul. Pada hari terakhir, kami terima kunci. Tidak boleh pakai denda keterlambatan,” ujar dia.
Robby Idong mengatakan pelaksanaan proyek ini kali ini dalam kondisi yang  kondisuf, karena dikerjakan bukan pada musim hujan. Jadi tidak ada alasan terlambatnya pekerjaan karena cuaca. Bagi dia, jika terlambat satu hari saja, maka Bupati dan harus pasti panik.
Pembangunan IGD RSUD TC Hillers Maumere yang berlantai tiga, dikerjakan PT Wae Laku Abadi. Kontraktor pelaksana ini beberapa waktu lalu pernah mengerjakan Paket Gedung Poliklinik RSUD TC Hillers Maumere berlantai dua.*** (eny)
Baca Juga :  Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Berita Terkait

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan
PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores
237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah
Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak
Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir
Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT
BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WITA

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WITA

Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:01 WITA

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:35 WITA

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:21 WITA

Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad melantik Melchias Markus Mekeng menjadi Ketua Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8) (foto: tempo)

Nasional

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:35 WITA

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago

Bencana Alam

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:04 WITA

Petugas kesehatan dari TNI memeriksa kesehatan penyintas gempa bumi yang hendak pulang ke rumah, Senin (24/8)

Bencana Alam

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:26 WITA