Argumentasi Saling Sindir, Tiga Anggota Dewan di Sikka Nyaris Bentrok

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 5 September 2019 - 21:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 17 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana ruang rapat paripurna, Kamis (5/9), di mana nyaris terjadi bentrok antara anggota Dewan

Suasana ruang rapat paripurna, Kamis (5/9), di mana nyaris terjadi bentrok antara anggota Dewan

Maumere-SuaraSikka.com: Hari ketiga pembahasan Tata Tertib DPRD Sikka, Kamis (5/9), berlangsung panas. Tiga anggota dewan nyaris bentrok, menyusul argumentasi saling sindir terhadap substansi pembahasan.
Paripurna itu sendiri dipimpin Ketua Sementara DPRD Sikka Donatus David, didampingi Wakil Ketua Sementara Yoseph Karmianto Eri. Kepala Bagian Risalah dan beberapa staf hadir untuk mencatat jalannya persidangan.
Awalnya pembahasan berlangsung datar-datar saja. Yoseph Karmianto Eri bertugas membaca pasal per pasal, kemudian Donatus David memberikan kesempatan kepada anggota Dewan untuk menanggapinya.
Suasana panas saat pembahasan terkait hak dan kewajiban anggota Dewan. Beragam pendapat dari anggota Dewan menanggapi format yang ada pada rancangan Peraturan Tata Tertib. Stefanus Sumandi dari PDIP mempertegas agar pendapat anggota Dewan lebih menghasilkan sebuah format yang berkualitas. Dia menyebutkan agar pembahasan itu tidak sekedar omong kosong.
Pendapat Stefanus Sumandi ini dikecam Philipus Fransiskus dari PAN. Dia menilai Stefanus Sumandi sepertinya sedang menggurui anggota Dewan. Dengan nada keras Philipus Fransiskus menentang sambil memprotes  kapasitas Stefanus Sumandi yang menggurui lainnya.
Sampai pada perdebatan argumentasi ini, Donatus David langsung intervensi untuk menskors paripurna. Namun sebelum diskors, Fransiskus Stephanus Say dari Partai Gerindra meminta berbicara. Dia mempersoalkan jabatan Wakil Ketua Sementara yang dinilai ilegal.
Setelah selesai Fransiskus Stephanus Say berbicara, Donatus David langsung menskors paripurna. Tadinya dikira suasana sudah mencair, ternyata Stefanus Sumandi keluar ruangan sambil mengomel. Reaksi Stefanus Sumandi ini rupanya memicu Philipus Fransiskus. Dia pun bersuara besar dengan nada tinggi, dan menantang Stefanus Sumandi.
Philipus Fransiskus berupaya mendekati Stefanus Sumandi yang sedang berjalan keluar ruangan. Beberapa anggota Dewan langsung spontan menghadang Philipus Fransiskus.
Sementara Stefanus Sumnadi yang sudah berada di luar ruangan, terdengar masih bersuara keras. Philipus Fransiskus kembali naik pitam. Dia pun meladeni dengan mengeluarkan kata yang tidak santun. Kondisi ini membuat marah Alfonsus Ambrosius yang adalah politisi PDIP. Bentrok pun nyaris terjadi antara Philipus Fransiskus dan Alfonsus Ambrosius.
Suasana di dalam ruangan paripurna menjadi sedikit tegang. Donatus David selaku Ketua Sementara DPRD Sikka kemudian mengundang anggota Dewan ke ruangan kerjanya. Belum diketahui pasti apa yang dibahas di ruang Donatus David. Namun informasinya, Donatus David berupaya mencairkan persoalan agar tidak membias kepada hal-hal yang tidak diinginkan yang merufikan citra lembaga perwakilan rakyat tersebut.
Pantauan media ini, tidak ada hal yang begitu luar biasa dari pembahasan hak dan kewajiban anggota Dewan, hingga akhirnya melahirkan perseteruan yang memanas. Berbagai pendapat yang mewarnai pembahasan, sesungguhnya adalah dinamika yang positip. Namun sepertinya, masing-masing anggota Dewan yang bertikai, masih menanggapi dengan cara-cara emosional yang tidak terkontrol.*** (eny)
Baca Juga :  Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Berita Terkait

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara
Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31 WITA

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA