Dinas PKO Sikka Bakal Copot Kepala SMPN 2 Nita

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 10 Oktober 2019 - 20:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 58 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PKO Sikka Mayella da Cunha

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PKO Sikka Mayella da Cunha

Maumere-SuaraSikka.com: Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Sikka Mayella da Cunha bakal mencopot Kepala SMPN 2 Nita Gaudens Benyamin Sareng. Masalahnya karena yang bersangkutan sudah 2 bulan tidak masuk sekolah tanpa alasan.
Kebijakan ini ditempuh Dinas PKO Sikka setelah mendengar langsung keluhan dari sejumlah orang tua murid dan 13 pelajar SMPN 2 Nita yang mendatangi Kantor Dinas PKO Sikka di Maumere, Kamis (10/10). Rencananya dia akan menunjuk Pelaksana Tugas Kepala SMPN 2 Nita agar suasana pendidikan di sekolah itu berlangsung normal.
“Saya sudah dengar keluhan dari orang tua murid, terus saya sudah konsultasi juga dengan Bupati. Jadi nanti kami akan berhentikan Kepala SMPN 2 Nita, dan menunjuk pelaksana tugas. Kami akan lakukan segera dalam waktu dekat. Mungkin Senin depan sudah ada keputusannya,” jelas Mayella da Cunha, Kamis (10/10).
Mayella da Cunha yang baru 1 bulan menjabat Pelaksana Tugas Kepala Dinas PKO Sikka mengaku sudah mendengar informasi tentang tidak adanya kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah itu selama dua bulan terakhir. Dari informasi itu, pada Rabu (9/10), dia langsung turun ke sekolah tersebut yang letaknya di Desa Nirangkliung Kecamatan Nita. Tujuannya ke sekolah itu untuk memastikan benar tidaknya informasi yang dia terima.
“Kemarin saya turun ke sana. Sampai di sekolah itu sekitar pukul 12.00 Wita, ternyata benar, tidak ada KBM. Anak-anak hanya bermain saja. Guru-guru yang ada hanya 3 orang. Kepala sekolah tidak ada,” jelas dia.
Selama beberapa jam berada di sekolah itu, dia menggali keterangan dan informasi dari guru dan para pelajar. Begitu banyak informasi yang dia terima tentang keadaan sekolah pada dua bulan terakhir ini. Informasi pun semakin lengkap dengan keluhan orang tua murid yang mendatangi Kantor Dinas PKO.
Mayella da Cunha mengatakan selain persoalan tidak adanya kegiatan belajar mengajar, dia juga mendapat informasi tentang persoalan bantuan keuangan yang menurutnya berjalan tidak baik. Bantuan keuangan itu seperti dana PIP yang tidak semua pelajar menerimaya, dan realisasinya pun baru satu kali. Termasuk juga persoalan honor bagi guru-guru honor, yang disebutnya sudah 11 bulan tidak dibayar.
Terhadap persoalan keuangan, Mayella da Cunha mengatakan dia berencana meminta Bupati Sikka untuk menurunkan Tim Inspektorat agar melakukan audit keuangan sekolah. Dan selanjutnya dia akan mengambil tindakan setelah mengetahui hasul audit.
Sebagaimana diketahui, sejumlah orang tua murid dan 13 pelajar SMPN Nita 2 di Nirangkliung Kecamatan Nita, Kamis (10/10), mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Sikka. Mereka mengeluhkan persoalan di sekolah itu karena sudah dua bulan tanpa ada kegiatan belajar mengajar (KBM).
Para orang tua murid dan pelajar ini menyewa sebuah mobil angkutan untuk menuju Kantor Dinas PKO di Maumere. Mereka nekad menempuh perjalanan kurang lebih 40 kilometer, dengan harus melewati infrastruktur jalan yang belum terlalu bagus. Di Kantor Dinas PKO, mereka diterima Pelaksana Tugas Kepala Dinas PKO Sikka Mayella da Cunha.*** (eny)
Baca Juga :  Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru