Polisi Akan Bubarkan Kerumunan Massa yang “Kepala Batu”

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2020 - 15:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 45 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sikka AKBP Sajimin

Kapolres Sikka AKBP Sajimin

Maumere-SuaraSikka.com: Aparat kepolisian tidak main-main dengan upaya pencegahan penularan Covid 19. Kerumunan massa yang “kepala batu” karena tidak mengindahkan imbauan, bakal dibubarkan.

Kapolres Sikka AKBP Sajimin yang ditemui di ruang kerjanya, Kamis (26/3), mengatakan pihaknya terus melakukan upaya pencegahan dan penularan Covid 19. Langkah-langkah yang dilakukan jajaran kepolisian lebih bersifat persuasif dan preventif.

Dia mengatakan pihaknya terus melakukan patroli ke tengah masyarakat. Patroli ini dimaksudkan untuk mengingatkan masyarakat agar tidak perlu membentuk kerumunan-kerumunan yang tidak penting.

Karena itu, lanjutnya, jajaran kepolisian sangat berharap masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi untuk melaksanakan imbauan pemerintah untuk tinggal di rumah dan melakukan karantina mandiri. Jika ada pihak-pihak yang masih membentuk kerumunan, aparat kepolisian tidak segan-segan mengambil tindakan pembubaran.

Baca Juga :  Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

“Kami sangat berharap masyarajat sadar. Kalau upaya persuasif dan preventif tidak diindahkan, terpaksa kami bubarkan,” tegas Kapolres Sikka.

Untuk terus mengantisipasi, lanjut dia, aparat kepolisian akan selalu melakukan patroli di tengah masyarakat. Patroli dimaksudkan untuk mengingatkan masyarakat agar senantiasa waspada dengan penularan Covid 19.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru