Maumere-SuaraSikka.com: Warga yang sedang menjalani karantina di Gedung SCC dan Rujab Bupati Sikka belum diperbolehkan pulang. Nasib mereka tergantung hasil swab enam sampel di laboratorium Surabaya.
Sebanyak 179 eks penumpang KM Lambelu itu menjalani masa karantina terhitung Selasa (7/4) lalu. Menurut perhitungan 14 hari, masa karantina berakhir Selasa (21/4) hari ini.
Sementara itu enam sampel swab dikirim ke Surabaya sejak Rabu (15/4). Di antara 6 sampel swab itu, ada 4 sampel swab dari eks penumpang KM Lambelu. Hingga Selasa (21/4) hasilnya belum keluar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus mengatakan masa karantina berakhir hari ini. Namun pihaknya belum berani memulangkan warga karantina ke rumah masing-masing. Dia beralasan masih menunggu hasil swab.
“Tadi malam memang sempat ada riak-riak kecil. Saya langsung turun ke SCC dan Rujab Bupati untuk memberikan penjelasan. Dan syukurlah mereka paham,” ungkap Petrus Herlemus.
Petrus Herlemus mengatakan jika hasil swab negatif, maka semua warga karantina dikembalikan ke rumah masing-masing. Sebaliknya jika ada yang positip, maka pemerintah akan memperpanjang masa karantina selama 14 hari terhitung hasil swab keluar.
Untuk perpanjangan 14 hari, katanya, akan dilakukan pemisahan ke lokasi karantina yang sudah disiapkan yakni gedung eks Kantor Bupati Sikka dan Puskesmas Waigete.*** (eny)















