Maumere-SuaraSikka.com: Kabar baru tentang 9 perempuan eks penumpang KM Lambelu yang terindikasi Covid 19. Rencananya mereka bakal menjalani rapid test ketiga.
Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus menjelaskan rapid test ketiga akan dilaksanakan pada Sabtu (2/5) mendatang.
Rapid test ketiga dilakukan karena sampai dengan Senin (27/4) kemarin, 9 orang ini belum menjalani pemeriksaan swab.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemeriksaan swab belum bisa dilakukan karena terkendala teknis pengiriman sampel swab akibat kebijakan penutupan sementara jalur penerbangan.
“Belum swab karena penerbangan ditutup sementara. Jadi terhadap mereka kami akan lakukan rapid test ketiga,” ujar Petrus Herlemus, Senin (27/4) kemarin.
Jika hasil rapid test ketiga menunjukkan gejala non reaktif, maka yang bersangkutan akan dikembalikan untuk selanjutnya melaksanakan karantina mandiri di rumah.
Kalau sebaliknya masih reaktif, ujar dia, maka tetap dalam pengawasan dan perawatan di ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere.
Sembilan perempuan ini menunjukkan gejala reaktif berdasarkan hasil rapid test kedua. Pada Kamis (23/4) malam, Satgas Covid Sikka mengevakuasi mereka ke ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere.
Selama menjalani perawatan di ruang isolasi, Petrus Herlemus mengatakan 9 perempuan ini dalam kondisi sehat. Dokter dan tim medis setiap hari memberikan mereka obat dan vitamin untuk mendukung imun tubuh yang prima.
Dari 179 eks penumpang Lambelu, terdapat 12 orang yang menunjukkan gejala reaktif. Sebelumnya 3 orang terindikasi berdasarkan hasil rapid test pertama. Ketiga orang ini sudah dipulangkan karena hasil pemeriksaan swab negatif.*** (eny)















