Maumere-SuaraSikka.com: Yuda Nugroho Saputra, santri dari Magetan, tiba Selasa (5/5) pagi tadi. Dia langsung dievakuasi ke Gedung SCC.
Mobil Ambulance Khusus Covid yang menjenput pemuda berusia 19 tahun ini tiba di Gedung SCC sekitar pukul 05.30 Wita.
Dia mengenakan baju biru dilapisi jaket jeans. Saat hendak disemprot antiseptik, dia melepas jaketnya. Sebuah masker kain berwarna hijau menutupi hidung dan mulutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Yuda Nugroho Saputra adalah penghuni Pondok Pesantren Al Fatah Magetan sejak tahun 2017. Dia kembali ke Maumere karena Ponpes diliburkan. Orangtuanya tinggal di Perumnas Kelurahan Madawat Kecamatan Alok.
Dari Magetan dia menggunakan bus menuju Surabaya. Setelah itu dia menumpang mobil ekspedisi pengangkut barang, dan menyeberang ke Labuan Bajo dengan kapal feri.
Dari Labuan Bajo, santri ini menumpang mobil travel menuju Ruteng. Di Ruteng, dia berganti mobil travel yang tujuan ke Maumere.
Setibanya di Borong Kabupaten Manggarai Timur, dia ditahan Tim Satgas Covid setempat, karena berasal dari zona merah.
Dia pun dibawa ke RSU Borong untuk pemeriksaan sampel darah. Hasilnya, dia dinyatakan reaktif. Melalui koordinasi, akhirnya Satgas Covid Sikka menjemputnya di Borong.
Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus menjelaskan sepertinya beberapa santri asal Kabupaten Sikka dari Ponpes Al Fatah sudah berada di wilayah ini. Pihaknya akan melacak keberadaan mereka.
Lurah Madawat Charles Idung menyebut ada 6 orang santri Ponpes Al Fatah yang sudah kembali ke Maumere. Dia mendapat informasi itu dari Yuda Nugroho Saputra.*** (eny)















