Ritual “Roni Plulung Keleng” Sambut Warga Doreng Nonreaktif Covid

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2020 - 17:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 92 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana ritual adat pembersihan di Kecamatan Doreng, Selasa (5/5) (foto: istimewa)

Suasana ritual adat pembersihan di Kecamatan Doreng, Selasa (5/5) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Masyarakat Kecamatan Doreng di Kabupaten Sikka punya gaya tersendiri menyambut warganya yang nonreaktif Covid 19. Mereka menggelar ritual “Roni Plulung Kleleng”.

Upacara adat dilaksanakan di batas
Desa Rubit Kecamatan Hewokloang dan Desa Wolomotong Kecamatan Doreng. Masyarakat memberikan tanda batas sepanjang jalan di batas desa, dengan rumpun dedaunan yang bentuknya semacam tali, yang dalam bahasa setempat disebut bogin.

Ritual dilakukan dua tokoh adat setempat bernama Klemens Sawan dan Leopoldus Maring. Ada beberapa rangkaian ritual yang maknanya sebagai.pembersihan diri, baik untuk warga yang nonreaktif maupun untuk seluruh warga masyarakat di kecamatan itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Empat warga Doreng yang nonreaktif diminta berdiri di dekat bogin pembatas, dan belum diperbolehkan masuk ke wilayah Doreng.

Baca Juga :  Hari Ini Wapres Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Maumere, Bersama Sejumlah Mahasiswa UI

Ritual ini diawali dengan penyerahan 1 keping uang koin dari warga karantina kepada tokoh adat. Uang-uang koin dikumpulkan di tempurung yang sudah disiapkan.

Lalu empat warga ini diminta meludahi koin-koin tersebut. Kemudian para tua adat lmembuang tempurung yang berisi koin ke kali.

Setelah itu dilanjutkan dengan upacara persembahan untuk memohon pertolongan leluhur dan Tuhan agar melindungi seluruh warga masyarakat Doreng.

“Ini upacara pembersihan menurut adat kami di sini. Kami meminta agar semua warga masyarakat dibersihkan dari bencana termasuk virus corona,” jelas Camat Doreng Polikarpus Manase.

Baca Juga :  Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Setelah semua acara adat selesai, ritual diakhiri dengan memotong bogin pembatas. Selanjutnya warga karantina diperbolehkan masuk ke wilayah kecamatan.

“Selain pembersihan, ritual ini juga menggambarkan masyarakat menerima saudara-saudara kami ini yang sudah selama 1 bulan dikarantina akibat persoalan corona,” tambah dia.

Sebelumnya, Camat Doreng Polikarpus Manase bersama Kepala Desa Wolonterang Firgilius Dalo, langsung menjemput warganya di lokasi karantina di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Mereka ini dipulangkan karena masa karantina sudah selesai, dan dinyatakan reaktif setelah tiga kali menjalani rapid test.

Sebelum kembali ke Doreng, Polikarpus Manase memberikan arahan untuk menjalankan protokoler kesehatan.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru