Ritual “Roni Plulung Keleng” Sambut Warga Doreng Nonreaktif Covid

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2020 - 17:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 88 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana ritual adat pembersihan di Kecamatan Doreng, Selasa (5/5) (foto: istimewa)

Suasana ritual adat pembersihan di Kecamatan Doreng, Selasa (5/5) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Masyarakat Kecamatan Doreng di Kabupaten Sikka punya gaya tersendiri menyambut warganya yang nonreaktif Covid 19. Mereka menggelar ritual “Roni Plulung Kleleng”.

Upacara adat dilaksanakan di batas
Desa Rubit Kecamatan Hewokloang dan Desa Wolomotong Kecamatan Doreng. Masyarakat memberikan tanda batas sepanjang jalan di batas desa, dengan rumpun dedaunan yang bentuknya semacam tali, yang dalam bahasa setempat disebut bogin.

Ritual dilakukan dua tokoh adat setempat bernama Klemens Sawan dan Leopoldus Maring. Ada beberapa rangkaian ritual yang maknanya sebagai.pembersihan diri, baik untuk warga yang nonreaktif maupun untuk seluruh warga masyarakat di kecamatan itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Empat warga Doreng yang nonreaktif diminta berdiri di dekat bogin pembatas, dan belum diperbolehkan masuk ke wilayah Doreng.

Baca Juga :  Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Ritual ini diawali dengan penyerahan 1 keping uang koin dari warga karantina kepada tokoh adat. Uang-uang koin dikumpulkan di tempurung yang sudah disiapkan.

Lalu empat warga ini diminta meludahi koin-koin tersebut. Kemudian para tua adat lmembuang tempurung yang berisi koin ke kali.

Setelah itu dilanjutkan dengan upacara persembahan untuk memohon pertolongan leluhur dan Tuhan agar melindungi seluruh warga masyarakat Doreng.

“Ini upacara pembersihan menurut adat kami di sini. Kami meminta agar semua warga masyarakat dibersihkan dari bencana termasuk virus corona,” jelas Camat Doreng Polikarpus Manase.

Baca Juga :  Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Setelah semua acara adat selesai, ritual diakhiri dengan memotong bogin pembatas. Selanjutnya warga karantina diperbolehkan masuk ke wilayah kecamatan.

“Selain pembersihan, ritual ini juga menggambarkan masyarakat menerima saudara-saudara kami ini yang sudah selama 1 bulan dikarantina akibat persoalan corona,” tambah dia.

Sebelumnya, Camat Doreng Polikarpus Manase bersama Kepala Desa Wolonterang Firgilius Dalo, langsung menjemput warganya di lokasi karantina di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Mereka ini dipulangkan karena masa karantina sudah selesai, dan dinyatakan reaktif setelah tiga kali menjalani rapid test.

Sebelum kembali ke Doreng, Polikarpus Manase memberikan arahan untuk menjalankan protokoler kesehatan.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru