Hasil Rapid Test Hari Ini, 10 Santri Reaktif

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2020 - 19:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 12 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pengambilan rapid test 19 orang, Senin (11/5) pagi tadi

Suasana pengambilan rapid test 19 orang, Senin (11/5) pagi tadi

Maumere-SuaraSikka.com: Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus merilis hasil rapid test hari ini terhadap 18 santri dan 1 pelaku perjalanan. Dipastikan 10 santri reaktif.

Petrus Herlemus menjawab diplomatis pertanyaan wartawan, Senin (11/5) malam.

“(Dari) 19 yang di-rapid test, 10 santri dipisahkan. Terima kasih kawan-kawan wartawan. Tuhan berkat,” jawab dia spontan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petrus Herlemus awalnya tidak menjelaskan secara detail berapa yang reaktif dan berapa yang nonreaktif. Dia juga tidak menggambarkan apa yang dia maksudkan dengan dipisahkan.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Diklarifikasi lagi melalui telepon selular, Petrus Herlemus menjawab 10 santri dipisahkan dari Lantai 2 Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ke lantai dasar.

Jawaban Petrus Herlemus ini kian jelas karena di lantai dasar lokasi karantina sementara ini menampung 46 eks penumpang KM Lambelu yang dalam status reaktif rapid test.

Baca Juga :  Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi

Dengan demikian dia memastikan bahwa 10 santri yang dipisahkan ke lantai dasar, adalah mereka yang reaktif rapid test.

“Jadi 10 santri sudah dipisahkan tadi sore ke lantai bawah,” tambah dia lagi.

Dia menambahkan untuk 9 orang yang nonreaktif, belum bisa dipulangkan. Karena mereka harus terus mendapatkan pemantauan, sekaligus menjalani rapid test kedua.*** (eny)

Berita Terkait

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka tentang Perubahan APBD 2026, Senin (24/8)

Daerah

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:05 WITA