Dua Perempuan Positip Corona Menangis Menuju Ruang Isolasi

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 14 Mei 2020 - 23:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 3 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah seorang warga yang divonis positip corona sedang disemprot antispektik sebelum dievakuasi ke ruang isolasi, Kamis (14/5) malam

Salah seorang warga yang divonis positip corona sedang disemprot antispektik sebelum dievakuasi ke ruang isolasi, Kamis (14/5) malam

Maumere-SuaraSikka.com: Dua orang perempuan yang positip virus corona tampak tidak sanggup menahan emosi. Keduanya menangis terharu ketika akan dievakuasi menuju ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere, Kamis (14/5) malam.

Keduanya adalah warga Desa Wailamung Kecamatan Talibura. Umur mereka pun masih sangat muda, yang satunya 18 tahun, dan satunya lagi 19 tahun.

YBKL 18 tahun, keluar dari ruang karantina sambil membawa tas pakaian dan perlengkapan mandi. Dia terus menangis. Saat disemprot dengan cairan antispetik, perempuan ini masih terus menangis.

Demikian pun WW, 19 tahun, tidak kuat menahan haru. Bahkan kelihatan dia tampak lemas, sambil menyanggah pada sebuah meja yang berada di dekat pintu keluar lokasi karantina terpusat di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sikka.

Dua perempuan ini dievakuasi tahap pertama. Keduanya paling terakhir masuk ke Ambulance Gawat Darurat Khusus Covid. Sementara 2 laki-laki yang juga positip, sudah lebih dulu berada di dalam ambulance.

Puluhan warga penghuni karantina terus memberikan semangat kepada YLBK dan WW. Mereka berteriak dan bertepuktangan hingga ambulance meluncur ke ruang isolasi.

Baca Juga :  Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Sebagaimana diketahui, Satgas Covid NTT, Kamis (15/4) siang tadi, mengumumkan 8 warga Kabupaten Sikka eks penumpang Lambelu dinyatakan positip corona. Mereka adalah 6 orang dari Kecamatan Talibura, 1 Kecamatan Waigete, dan 1 Kecamatan Lela.

Kabupaten Sikka mengirimkan 71 sampel swab ke Laboratorium Kupang. Yang sudah diperiksa sebanyak 20 sampel swab. Masih ada 51 sampel swab yang belum diperiksa.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru