Maumere-SuaraSikka.com: Dua orang perempuan yang positip virus corona tampak tidak sanggup menahan emosi. Keduanya menangis terharu ketika akan dievakuasi menuju ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere, Kamis (14/5) malam.
Keduanya adalah warga Desa Wailamung Kecamatan Talibura. Umur mereka pun masih sangat muda, yang satunya 18 tahun, dan satunya lagi 19 tahun.
YBKL 18 tahun, keluar dari ruang karantina sambil membawa tas pakaian dan perlengkapan mandi. Dia terus menangis. Saat disemprot dengan cairan antispetik, perempuan ini masih terus menangis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Demikian pun WW, 19 tahun, tidak kuat menahan haru. Bahkan kelihatan dia tampak lemas, sambil menyanggah pada sebuah meja yang berada di dekat pintu keluar lokasi karantina terpusat di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sikka.
Dua perempuan ini dievakuasi tahap pertama. Keduanya paling terakhir masuk ke Ambulance Gawat Darurat Khusus Covid. Sementara 2 laki-laki yang juga positip, sudah lebih dulu berada di dalam ambulance.
Puluhan warga penghuni karantina terus memberikan semangat kepada YLBK dan WW. Mereka berteriak dan bertepuktangan hingga ambulance meluncur ke ruang isolasi.
Sebagaimana diketahui, Satgas Covid NTT, Kamis (15/4) siang tadi, mengumumkan 8 warga Kabupaten Sikka eks penumpang Lambelu dinyatakan positip corona. Mereka adalah 6 orang dari Kecamatan Talibura, 1 Kecamatan Waigete, dan 1 Kecamatan Lela.
Kabupaten Sikka mengirimkan 71 sampel swab ke Laboratorium Kupang. Yang sudah diperiksa sebanyak 20 sampel swab. Masih ada 51 sampel swab yang belum diperiksa.*** (eny)















