Kasus Kematian Bayi dari Larantuka, Bupati Sikka Sindir Pelayanan Kesehatan Flotim

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 27 Mei 2020 - 09:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 57 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo

Maumere-SuaraSikka.com: Seorang bayi dari Larantuka dikabarkan meninggal dalam perut ibunya. Ibu hamil ini adalah pasien rujukan dari RSU Larantuka ke RSUD TC Hillers Maumere.

Kematian bayi ini melecut perdebatan akibat ditutupnya badan jalan Maumere-Larantuka, persis di Desa Hikong. Ambulance yang mengangkut ibu hamil sempat tertahan 15 menit akibat panjangnya antrian kendaraan.

Baca Juga :  Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Terhadap meninggalnya bayi tersebut, Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo menyatakan prihatin dan turut berduka. Meskipun dia memastikan tidak ada tindakan penghadangan terhadap ambulance yang melintasi Desa Hikong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di balik kematian bayi itu, Bupati Sikka berpendapat peristiwa duka itu sebagai kesempatan bagi daerah-daerah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.

Baca Juga :  Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

“Masa sudah zaman semoderen ini, RSU Larantuka belum menyiapkan dokter kandungan untuk menangani kelahiran,” sindir Bupati Sikka.

Sambil menyatakan simpati duka kepada orang tua dan keluarga bati, Bupati Sikka berharap peristiwa duka tersebut sebagai momen terbaik untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.*** (eny)

Berita Terkait

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara
Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31 WITA

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA