JKN-KIS Bikin Ibu RT Ini Tenang Hadapi Persalinan Anak Pertama

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 27 Juli 2020 - 19:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 10 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patrisia Sulistia Wati, peserta JKN-KIS

Patrisia Sulistia Wati, peserta JKN-KIS

Maumere-SuaraSikka.com: Patrisia Sulistia Wati, 23 tahun, tidak perlu lagi kuatir biaya persalinan anak pertamanya. JKN-KIS membuat ibu rumah tangga ini tenang.

Ibu muda ini memang pantas tenang, karena dia menjadi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Lista, demikian sapaannya, bersama suaminya merupakan peserta segmen Penerima Bantuan Iuran APBN (PBI APBN). Iuran setiap bulan dibayar pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perempuan yang tinggal di Kecamatan Nele Kabupaten Sikka Propinsi NTT ini awalnya sempat pening memikirkan biaya persalinan. Apalagi menurut perkiraan, dia akan melahirkan pada Juni 2020.

Namun kekuatirannya terjawab setelah mengetahui BPJS Kesehatan selaku lembaga penyelenggara jaminan sosial bakal membayarnya.

Baca Juga :  Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

“Saya dapat informasi bahwa JKN-KIS yang akan menjaminkan biaya persalinan saya. Terus terang saya senang sekali. Saya pun jadi tenang hadapi proses persalinan,” cerita Lista yang ditemui baru-baru ini.

Lista hanyalah seorang ibu rumah tangga yang kesehariannya lebih banyak berada di rumah untuk mengurus rumah tangganya.

Untuk tambahan kebutuhan keluarga, dia juga berkebun membantu suaminya. Penghasilan dari sektor ini tidak seberapa.

Di tengah kegembiraan bakal mendapatkan buah hati pertama, pasutri muda ini juga dilanda kendala kemampuan ekonomi untuk membiayai persalinan yang tentu saja dalam jumlah yang banyak.

“Saya tahu biaya persalinan sangat mahal. Ini yang bikin pening. Kami hanya petani kecil dengan penghasilan tidak menentu,” ujar dia.

Baca Juga :  Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Karena itu Lista dan suaminya mengaku bersyukur mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, sehingga bisa menjadi peserta program JKN-KIS.

“Manfaatnya berlipat ganda. Bukan hanya iuran tiap bulan dibayarkan, tapi urusan kesehatan juga ditanggung negara,” ujarnya bahagia.

Dengan pengalaman seperti itu, Lista memberikan apresiasi atas hadirnya program JKN-KIS. Kehadiran program ini, kata dia, sangat membantu masyarakat yang tidak mampu seperti dirinya.

Untuk itu dia berharap agar pemerintah tetap mempertahankan program ini secara berkesinambungan. BPJS Kesehatan selaku penyelenggara, pun harus terus diberikan kepercayaan, dan diharapkan dapat terus meningkatkan pelayanan.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA