Pasutri Pelaku Perjalanan dari Surabaya Diketahui Reaktif Rapid Test

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 8 Agustus 2020 - 10:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 20 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas pada posko lokasi karantina sedang mengambil data pelaku perjalanan, Jumat (7/8) (foto: istimewa)

Petugas pada posko lokasi karantina sedang mengambil data pelaku perjalanan, Jumat (7/8) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Hasil rapid test pasangan suami istri pelaku perjalanan dari Surabaya diketahui berstatus reaktif. Kini keduanya sudah menempati lokasi karantina terpusat di Maumere.

Pasangan suami istri ini menjalani rapid test di Laboratorium Dinas Kesehatan, Jumat (7/8) siang. Setelah mengetahui hasil rapid test, pasutri ini dikarantina di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sikka di Jalan Ahmad Yani.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Pasutri Pelaku Perjalanan dari Surabaya Diketahui Reaktif Rapid Test

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku perjalanan ini tinggal di Desa Kajowair Kecamatan Hewokloang. Mereka baru tiba dari Surabaya pada Sabtu (1/8) lalu. Selama 6 hari di kampung, mereka tidak menjalani karantina mandiri.

Petugas Puskesmas Hewokloang berhasil menelusuri keberadaan pasutri ini. Setelah dikonfirmasi, ternyata keduanya tidak mengantongi dokumen apapun yang menerangkan status kesehatan mereka terkait virus corona.
Padahal pelaku perjalanan ini datang dari Surabaya yang dikenal sebagai zona merah.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Mengetahui fakta ini, petugas Puskesmas Hewokloang langsung membawa pasutri tersebut ke Laboratorium Dinkes untuk menjalani rapid test.

Informasi yang dihimpun media ini, pasutri tersebut menempuh perjalanan transportasi darat dari Surabaya. Anehnya, tanpa mengantongi selembar dokumen kesehatan pun, keduanya bisa lolos hingga kampung halaman mereka.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru