Uang Habis di Surabaya, Pasutri Ini Nekad Kabur Tanpa Kantongi Dokumen Kesehatan

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 8 Agustus 2020 - 11:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 18 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasutri Petrus Peterson dan Hermiana Linde di lokasi karantina terpusat, Sabtu (8/8)

Pasutri Petrus Peterson dan Hermiana Linde di lokasi karantina terpusat, Sabtu (8/8)

Maumere-SuaraSikka.com: Pasangan suami istri Petrus Peterson dan Hermiana Linde kehabisan uang di Surabaya. Keduanya nekad kabur pulang ke kampung, meskipun tanpa dokumen kesehatan.

Petrus Peterson yang dihubungi di lokasi karantina terpusat, Sabtu (8/8), mengaku aksi itu dilakukan karena keduanya tidak punya pilihan lagi untuk bertahan hidup di Surabaya.

“Uang sudah tidak ada, ya terpaksa kabur saja. Apapun risikonya di jalan, kami siap hadapi,” cerita Petrus Peterson didampingi istrinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Surabaya, Petrus Peterson bekerja sebagai sopir sebuah perusahaan. Namun sudah 2 bulan perusahaan tempat dia bekerja tidak ada aktifitas. Laki-laki berusia 49 tahun ini pun dirumahkan.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Selama 2 bulan tidak ada penghasilan, Petrus Peterson bersama istrinya akhirnya berencana pulang ke kampung di Desa Kajowair Kecamatan Hewokloang.

Mereka sadar bahwa untuk kembali ke kampung harus mengikuti pelbagai prosedural, dan dilengkapi dokumen kesehatan, seperti hasil rapid test atau hasil swab.

“Urus itu dokumen kan biaya mahal, sementara kami sudah tidak punya uang lagi. Jadi kami abaikan saja,” ungkap dia.

Perjalanan dari Surabaya menggunakan sepeda motor, tidak mengalami kendala apapun. Pasutri ini tidak pernah berbenturan dengan petugas Satgas Covid di beberapa kabupaten yang dilewati.

“Sekitar 2 hari di jalan, aman saja sampai di kampung,” tambah dia.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Petrus Peterson dan Hermiana Linde akhirnya “tertangkap” petugas Puskesmas Hewokloang, Jumat (7/8). Keduanya diketahui tidak pernah melaporkan diri sejak tiba pada Sabtu (1/8).

Setelah ditelusuri, ternyata pasutri ini tidak punya dokumen kesehatan terkait virus corona. Petugas Puskesmas Hewokloang kemudian membawa pasutri ini ke Laboratorium Dinkes untuk pemeriksaan rapid test.

Dari hasil rapid test, diketahui pasutri ini berstatus reaktif. Satgas Covid Sikka memutuskan agar dua orang ini menjalani karantina di lokasi karantina terpusat di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata di Jalan Ahmad Yani.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru