Pemerintah Alokasikan Dana Rp 51,2 Triliun untuk JKN

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 09:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 3 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu poin materi Staf Khusus Menkeu RI Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo pada Media Workshop yang digelar BPJS Kesehatan, Kamis (22/10)

Salah satu poin materi Staf Khusus Menkeu RI Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo pada Media Workshop yang digelar BPJS Kesehatan, Kamis (22/10)

Maumere-SuaraSikka.com: Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada tahun depan akan mengalokasikan dana sebesar Rp 51,2 Triliun untuk subsidi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kabar gembira ini disampaikan Staf Khusus Menkeu RI Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo pada Workshop Media yang digelar BPJS Kesehatan, Kamis (22/10).

Alokasi untuk program JKN sebesar Rp 51,2 Triliun, kata dia, setara dengan 30,1 persen dari anggaran kesehatan dalam APBN 2021. Anggaran kesehatan di tahun 2021 mencapai Rp 169,7 Triliun atau setara 6,2 persen APBN. Reformasi JKN merupakan salah satu kebijakan bidang kesehatan di tahun 2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Reformasi JKN itu sendiri meliputi perbaikan mutu layanan dan efektivitas biaya JKN, penyesuaian iuran JKN dan validitas data PBI JKN, serta penguatan peran pemerintah daerah.

Baca Juga :  Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Alokasi anggaran Rp 51,2 Triliun, urai dia, tediri dari bantuan iuran JKN bagi Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) Kelas III Rp 2,4 Triliun, dan bantuan iuran bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Rp 48,8 Triliun.

Di tahun 2020 ini, kata dia, pemerintah mengalokasikan anggaran kesehatan sebesar Rp 87,55 Triliun. Di antaranya sebesar Rp 3 Triliun atau setara 3,4 persen dialokasikan untuk bantuan iuran JKN serta insentif tenaga medis penanganan Covid-19 sebesar Rp 5,9 Triliun.

Yustinus Prastowo mengatakan saat ini terjadi kesenjangan antara iuran JkN dengan manfaat yang komprehensif. Sehingga untuk kesinambungan program JKN, kata dia, perlu adanya perbaikan ekosistem.

Baca Juga :  Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Perbaikan ekosistem, lanjut dia, dengan mempertimbangkan 3 hal. Pertama, penguatan JKN sebagai skema asuransi sosial yang bersifat wajib. Kedua, manfaat yang dijamin adalah kebutuhan dasar kesehatan debgan kelas rawat inap yang standar. Dan ketiga, reviu iuran manfaat, dan tarif layanan secara konsisten dan regular, dengan perlunya membentuk unit aktuaria pemerintah.

Media Workshop BPJS Kesehatan ini berlangsung dua hari, Kamis-Jumat (22-23/10) dengan tema Jaminan Kesehatan Nasional dan Adaptasi Kebiasaan Baru.

Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual, melibatkan 700 wartawan di seluruh Indonesia, termasuk 5 di antaranya dari Kabupaten Sikka.*** (eny)

Berita Terkait

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara
Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31 WITA

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA