Merasa Ditipu, Calon Sekdes Adukan Kades ke Dinas Pemdes

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 28 Agustus 2018 - 17:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 18 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Servasius Edison Nggai

Foto: Servasius Edison Nggai

Maumere-SuaraSikka.com: Servasius Edison Nggai, seorang warga Dusun Wolowona Desa Bu Utara Kecamatan Tanawawo, Selasa (28/8), mendatangi Kantor Dinas Pemdes Kabupaten Sikka. Calon Sekretaris Desa ini mengadukan Petrus Meto, kepala desa setempat, karena merasa ditipu.
Persoalan ini berangkat dari perekrutan perangkat desa untuk jabatan Sekretaris Desa Bu Utara. Ada dua calon yang mendaftar yakni Servasius Edison Nggai dan Fransiskus Randi. Keduanya melakukan tes tertulis dan wawancara pada 23 Februari 2018 lalu.
Namun proses ini kemudian dibatalkan, lantaran terjadi protes dari Servasius Edison Nggai. Dia melakukan protes karena mengetahui kepala desa masuk dalam struktur panitia perekrutan sekretaris desa. Pihak kecamatan yang menerima pengaduan, lalu membatalkan proses, termasuk meminta kepala desa membentuk panitia yang baru tanpa ada nama kepala desa.
Setelah terjadi perubahan komposisi panitia, kembali dilakukan tes tertulis dan wawancara kepada dua orang calon yang sama. Hasil tes menunjukkan Servasius Edison Nggai unggul dari Fransiskus Randi, terutama pada tes tertulis.
Dari hasil tersebut, panitia bersama pihak kecamatan mengumumkan dan menetapkan bahwa Servasius Edison Nggai sebagai sekretaris desa. Saat itu disampaikan juga bahwa pelantikan akan dilakukan sebelum 10 Agustus 2018, dengan mempertimbangkan masa pembayaran insentif sekretaris desa.
Sampai dengan 6 Agustus 2018 tidak ada informasi tentang pelantikan sekretaris desa. Servasius Edison Nggai lalu berkonsultasi ke kepala desa. Namun dia mendapatkan jawaban yang sangat kontroversial. Kepala Desa mengaku berat mengeluarkan surat keputusan untuk menetapkan Servasius Edison Nggai sebagai sekretaris desa.
Dalam perjalanan, Kepala Desa kemudian berkonsultasi dengan Markus Mau selaku Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa Dinas Pemerintahan Desa. Markus Mau menawarkan kepala desa melakukan mutasi internal untuk mengisi jabatan sekretaris desa. Dan akhirnya pada 8 Agustus 2018 Kepala Desa memutasikan Kepala Urusan Pemerintahan Desa Elvina Evi sebagai sekretaris desa.
“Kronologinya begitu. Nah saya yang sudah lolos tes, ditetapkan sebagai sekretaris desa, lalu nanti bagaimana? Karena itu hari ini saya datang ke Kantor Dinas Pemdes untuk menyampaikan persoalan yang saya alami,” jelas Servasius Edison Nggai.
Di saat Servasius Edison Nggai sedang memberikan keterangan media, ternyata Kepala Desa Petrus Meto sedang menemui Sekretaris Dinas PMD Fitrinita Kristiani bersama Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa Dinas Pemerintahan Desa Markus Mau, dan beberapa staf lainnya. Tidak diketahui apa yang mereka perbincangkan, karena pertemuan tersebut bersifat tertutup.
Tidak lama berselang, seorang staf Dinas PMD keluar dari ruangan pertemuan dan mengundang Servasius Edison Nggai bertemu Fitrinita Kristiani. Servasius Edison Nggai pun masuk ke dalam ruangan pertemuan. Wartawan tidak diizinkan mengikuti pertemuan tersebut.
Pertemuan berlangsung tidak sampai 20 menit, dan kemudian semua mereka keluar dari ruang pertemuan. Fitrinita Kristiani langsung menyampaikan hasil pertemuan kepada wartawan. Dia menegaskan bahwa sesuai prosedural Servasius Edison Nggai akan dilantik sebagai Sekretaris Desa Bu Utara. Tanggal pelantikan masih dikoordinasikan kembali dengan pihak kecamatan.*** (eny)
Baca Juga :  Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Berita Terkait

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:38 WITA

PSG Juara Liga Champions 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Berita Terbaru

Selebrasi pemain PSG setelah keluar sebagai juara Piala Champions 2026, Sabtu (30/5)

Nasional

PSG Juara Liga Champions 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:38 WITA