Viktor Moratorium Pengiriman TKI ke Luar Negeri

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 7 September 2018 - 08:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 101 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat;

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat;

Kupang-SuaraSikka.com: Sehari setelah dilantik, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat langsung bikin janji gebrakan. Selain moratorium tambang, politisi asal Partai Nasdem itu juga akan melakukan moratorium pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) asal NTT ke luar negeri.
Komitmen ini pun tidak main-main. Viktor berjanji akan berangkat ke Malaysia untuk mengajak TKI asal NTT agar kembali pulang membangun NTT. Dia meyakini akan memberikan tempat kerja yang tepat kepada TKI yang pulang.
“Saya akan pergi ke Malaysia untuk mengajak saudara-saudara kita yang menjadi TKI di Malaysia yang bekerja sebagai buruh, untuk kembali membangun NTT,” ucap Viktor kepada sejumlah wartawan di Bandara, Kamis (6/9).
Dia menginginkan mimpi besarnya untuk kebangkitan NTT, yakni harus punya tenaga kerja lokal yang terampil. Dan karena itu, buat dia dan Wakil Gubernur Josef Nae Soi, para TKI harus menjadi pemilik di tanah  sendiri.
Viktor juga berjanji akan menghentikan seluruh aktivitas pertambangan di wilayahnya. Kebijakan itu adalah salah satu yang akan dia implementasikan dalam waktu dekat ini.
Selama moratorium itu, dia serta tim khusus akan meneliti apakah aktivitas pertambangan tersebut sudah memenuhi peraturan dan perundangan atau belum. Termasuk soal apakah aktivitas itu layak atau tidak. Viktor mengatakan, NTT merupakan daerah dengan kekayaan alam yang indah. Dia tidak mau aktivitas pertambangan merusak keindahan tersebut.
Seiring dengan itu, Viktor akan mengoptimalkan produksi pertanian dan peternakan. Dua sektor itu merupakan keunggulan komoditas dari NTT.
“Pertanian, karena lahan kering, kami akan dorong untuk multikultural. Kami serius pada multikultural. Program nasional kan ada jagung, padi dan kedelai,” ujar Viktor.
Viktor Bungtilu Laiskodat tiba di Kupang NTT, Kamis (6/9), usai dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta. Viktor datang bersama istri, Julie Sutrisno Laiskodat dan tiga orang putranya. Dia menggunakan jet pribadi miliknya. Viktor tiba di Bandara El Tari Kupang pada siang hari. Sedangkan Josef Nae Soi tiba lebih dulu di Kupang pada pagi hari.
Setelah tiba dan upacara adat Natoni dan tarian serta sejumlah pejabat di NTT, Viktor lalu menaiki mobil miliknya yang telah dipasang plat nomor DH 1. Mobil pribadi Viktor adalah Lexus varian LX 470. Viktor pun duduk di depan mobil sambil bercanda dengan sejumlah pejabat lainnya. Viktor kemudian bersama rombongan melanjutkan perjalanan ke Pulau Semau untuk mengikuti perayaan syukuran bersama keluarga besarnya.
Viktor Bungtilu Laiskodat adalah mantan anggota DPR RI dari Partai Nasdem. Dia berasal dari Pulau Semau. Semau adalah sebuah pulau yang terletak di perairan sebelah barat Pulau Timor, yakni di sebelah barat Kota Kupang. Pulau ini masuk ke wilayah administratif Kabupaten Kupang.
Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi yang diusung Partai Nasdem, Golkar, Hanura dan PPP, menang Pilgub NTT dengan perolehan 838.213 suara dan unggul di 15 kabupaten dan kota di provinsi yang berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia itu.*** (eny)
Baca Juga :  PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Berita Terkait

Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere
53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa
Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi
Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat
Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo
Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura
Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar
PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:21 WITA

Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:33 WITA

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:09 WITA

Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:00 WITA

PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Berita Terbaru

Salah satu rumah warga mengalami rusak berat akibat guncangan gempa bumi tektonik di Flores

Bencana Alam

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agu 2026 - 10:45 WITA