Isu Gempa Bumi dan Tzunami di Pemana, Kapolres Sikka: Itu Hoax

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 4 Oktober 2018 - 17:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 93 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang

Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang

Maumere-SuaraSikka.com: Pada Rabu (3/10) petang kemarin, ramai dikabarkan isu tentang bakal terjadi gempa bumi dan tzunami di wilayah Desa Pemana Kecamatan Alok Kabupaten Sikka. Setelah menelusuri lebih lanjut, Kapolres Sikka AKBP Rickson PM Situmorang memastikan isu tersebut adalah hoax.
Rickson Situmorang menjelaskan setelah mendengar desas-desus tentang gempa bumi dan tzunami, pihaknya langsung menurunkan Tim Sat Intelkam Polres Sikka ke Pulau Pemana. Tim tersebut didampingi Kapospol pemana Bripka Abdul Hamid Ramli bersama Brigpol Ahmad Rifai dan Brigpol Januaris M. Mbasa.
Tugas tim ini yakni mengumpulkan bahan dan keterangan terkait isu yang begitu kuat beredar di tengah masyarakat. Tim ini kemudian melakukan pulbaket dengan mendatangi sejumlah pihak terkait adanya isu yang beredar di Desa Pemana bahwa ada tnda-tanda akan terjadinya gempa bumi dan tzunami.
La Ampo selaku Kepala Desa Pemana menjelaskan benar bahwa isu terebut beredar di tengah masyarakat Desa Pemana. Dia sendiri mengaku mendengar informasi tersebut dari seseorang bernama La Amin. La Ampo sudah berinisiatif menyampaikan bahwa isu tersebut tidka benar. Dia meminta masyarakat untuk tenang dan tidka panik karena isu terebut disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.
Ditanya tentang bunyi alarm mesin pendeteksi gempa bumi dan tzunami, La Ampo menjelaskan selama berada di Pemana dia tidak pernah mendengarkan alarm berbunyipertanda tzunami.
Tim dari kepolisian menemui La Amin, nelayan berusia 40 tahun yang tinggal di Dusun Buton Desa Pemana. Laki-laki ini mengatakan mendengar informasi tersebut dari seseorang berinitial LH. Orang yang nama dirahasiakan ini mengklaim menemukan kan yang mati pada pesisir timur Pulau Pemana. Ikan yang mati itu kemudian dibawa LH pulang ke rumahnya.
“Isu yang beredar di tengah masyarakat kalau akan ada gempa bumi dan tzunami. Ini ditandai adanya temuan ikan mati di pesisisr pantai timur laut Pulau Pemana, dan adanya ikan lumba-lumba yang mendekati wilayah pantai Pemana. Isu ini awalnya berasal dari LH,” jelas La Amin.
Cerita tentang penemuan ikan mati dan lumba-lumba yang mendekati wilayah pantai sebagai pertanda akan terjadinya gempa bumi dan tzunami, langsung merebak luas ke tengah masyarakat. Warga pun mengingat kembali peristiwa serupa pada tahun 1992 ketika terjadi tzunami di wilayah kepulauan.
Tim kepolisian juga bertemu LH, orang yang pertama kali menemukan ikan mati di pesisir pantai timur laut. Nelayan berusia 40 tahun ini mengaku benar telah menemukan ikan mati di pesisir pantai. Tetapi dia menegaskan bahwa ikan mati yang dia temukan hanya sekitar 20 ekor ikan berbagai jenis. Osu yan berkembang bahwa air laut telah surut dan banyak sekali ditemukan ikan yang mati.
Sementara tentang lumba-lumba yang mengelilingi Pulau Pemana, LH mengatakan isu itu tidak. Hal ini juga djuga diperkuat oleh La Amin. Kedua nelayan ini menegaskan bahwa informasi terebut tidak benar.
Dari hasil pengumpulan bahan dan keterangan di lapangan, Rickson Situmorang memastikan bahwa isu adanya tanda-tanda akan terjadi gempa bumi dan tzunami di Desa Pemana merupakan informasi yang tidak benar. Isu tersebut disebarkan oleh oknum-oknum yang tidka bertanggungjawab. Sementara temuan ikan mati, jelas dia, diduga merupakan ikan sisa yang ditangkap masyarakat dengan menggunakan potas atau racun ikan.
Rickson Situmorang mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Sikka untuk tetap tenang dan tidak lekas percaya dengan informasi-informasi yang tidak bertanggungjawab.*** (eny)
Baca Juga :  Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Berita Terkait

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi
Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD
Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim
Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan
Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional
Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan
Ribuan Guru, Pelajar, dan Alumni Ramaikan Jalan Sehat HUT ke-79 Yapenthom

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:09 WITA

Ribuan Guru, Pelajar, dan Alumni Ramaikan Jalan Sehat HUT ke-79 Yapenthom

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:38 WITA

Free Fire HUT Yapenthom Bikin Seru dan Tegang, Teriakan Booyah Menggelegar

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaunching Program NADI JKN, Selasa (4/8) di Jakarta

Nasional

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:33 WITA

Pemain Perss Soe merayakan kemenangan atas Persada Sumba Barat Daya, Jumat (7/8)

Daerah

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agu 2026 - 20:42 WITA