Dendam Marquez Terbayar di Thailand
Dibaca 19 kali
Duel seru antara Marc Marquez dan Andrea Dovizioso di balapan MotoGP Thailand, Minggu (6/10) siang
Buriram-SuaraSikka.com: Duel sengit kembali terjadi lagi antara Marc Marquez dan Andrea Dovizioso di balapan MotoGP Thailand, Minggu (6/10) siang. Marquez akhirnya tampil sebagai pemenangnya. Dendamnya terbayar dengan sangat dramatis.
Marquez yang memegang pole position langsung tancap gas menghindari kejaran Rossi di belakangnya. Sementara Andrea Dovizioso sempat kehilangan posisi ketiganya usai disalip Maverick Vinales sebelum berhasil menyalipnya lagi.
Memasuki lap ke-4, Marquez kehilangan posisi terdepan setelah Rossi menyalipnya di tikungan ketiga. Usaha Rossi untuk terus menempel Marquez akhirnya membuahkan hasil.
Marquez kini tak cuma harus mengejar Rossi tapi juga mendapat serangan dari Dovizioso yang mengejar di posisi ketiga. Di lap ke-8, Dovizioso berhasil menyalip Marquez untuk berada di posisi kedua dan mengejar Rossi yang tengah memimpin balapan.
Tiga lap setelahnya Rossi kehilangan pimpinan balapan usai disalip Dovizioso di tikungan pertama usai garis start. Dan tak lama setelahnya juga disalip Marquez. Rossi pun berada di posisi ketiga pada lap ke-11.
Dovizioso yang memimpin balapan berusaha keras menjaga jarak dengan Marquez yang terus memburunya. Lap demi berlalu, Marquez berhasil memangkas selisih waktu dengan Dovizioso.
Duel seru lantas terjadi antara keduanya ketika balapan tersisa lima lap lagi, tepatnya di lap ke-23 ketika Marquez dan Dovizioso salip-menyalip memperebutkan posisi pertama.
Tiga lap selanjutnya hingga lap pamungkas, publik disuguhkan aksi balas-membalas dari Dovizioso dan Marquez untuk meraih kemenangan. Dovizioso sempat berada di posisi terdepan sebelum disalip lagi Marquez dan sebaliknya Marquez pun demikian.
Hingga akhirnya di tikungan ke-12 menjelang garis finis, duel makin sengit ketika Dovizioso yang tampak sudah kalah berhasil menyalip Marquez. Tapi, Marquez tak menyerah dan di tikungan terakhir sebelum finis, dia salip Dovizioso untuk melihat bendera finis pertama kali.
Marquez pun memenangi balapan. Dia begitu senang menyambutnya. Wajar, selain memperbesar peluang menjadi juara dunia, Marquez juga berhasil menuntaskan rasa penasarannya mengalahkan Dovizioso. Sebab dari tiga duel serupa sebelumnya, Marquez selalu gagal menaklukkan Dovizioso. Sebelum di Thailand, Marquez kalah di Austria dan Jepang tahun lalu sebelum di Qatar awal musim ini.
“Akhirnya kami bisa membalaskan dendam setelah tiga kali kalah dan kami sedikit mengubah gaya di duel keempat ini, jujur saja kali ini adalah soal strategi, mencoba menekan ketika balapan tersisa, sepuluh, delapan lap, atau kurang dari itu,” ujar Marquez seperti dikutip Crash.
Marquez akhirnya menang dan makin kokoh di puncak klasemen MotoGP dengan 271 poin dari 15 balapan berlalu. Pembalap Spanyol itu unggul 77 poin dari Dovizioso di posisi kedua dengan 194 poin.
Melihat kondisi klasemen saat ini, Marquez hanya butuh satu kemenangan dari empat balapan tersisa di Jepang, Australia, Malaysia, dan Valencia, untuk jadi juara dunia kelima kalinya di kelas MotoGP.
Bahkan gelar juara itu bisa dipastikan di Motegi dua pekan mendatang jika Marquez menang di sana. Makin cepat tentu makin baik untuk Marquez sehingga tak perlu bersaing hingga seri terakhir di Valencia seperti musim lalu.*** (eny)