Menteri Tenaga Kerja Kunjungi Desa Done

0
780
Menteri Tenaga Kerja Kunjungi Desa Done
Menteri Ketenagakerjaan Indonesia Hanif Dhakiri
Maumere-SuaraSikka.com: Hanif Dhakiri, Menteri Ketenagakerjaan Indonesia dijadwalkan mengunjungi Kabupaten Sikka, Selasa (9/10) siang ini. Ada dua agenda kerja menaker di Maumere, salah satunya yakni mengunjungi Desa Done di Kecamatan Magepanda, sekitar 40 kilometer pantai utara Kabupaten Sikka.
Desa Done menjadi istimewa dalam kunjungan Menaker, karena desa ini pada tahun 2017 ditetapkan sebagai desa migran produktif (desmigratif). Di Kabupaten Sikka, ada dua desmigratif, selain Done adalah Desa Dobo di Kecamatan Mego. Untuk 2018, ada dua desa di Kecamatan Palue yang menjadi desmigratif yaitu Desa Kesokoja dan Tuanggeo.
Selain mengunjungi Done, agenda lain Menaker Hanif Dhakiri yakni menggelar diskusi di Capa Hotel Kecamatan Kangae pada Selasa (9/10) malam. Tema diskusi yakni berkaitan dengan rencana pembangunan Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA).
Rencananya diskusi ini melibatkan Wakil Bupati Sikka, Ketua DPRD Sikka, Kepala Bapetlitbang Sikka, Kepala Kantor Imigrasi Maumere, Kepala Dinas Kesehatan Sikka, Kepala Kepemdudukan dan Catatan Sipil Sikka, Kepala Dinas Ketenagaan Kerja dan Transmigrasi Sikka, kapolres Sikka, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sikka.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sikka Germanus Goleng menjelaskan desmigratif merupakan desa-desa kantong pekerja migran Indonesia. Di Done, ada sebanyak 60 orang pekerja migran yang pernah bekerja di Singapura dan Malaysia. Pemerintah pusat memberikan perhatian, dengan melakukan intervensi pangan kepada desmigratif, berupa padat karya dan pemberdayaan.
“Di Done ada tiga kelompok, masing-masing kelompok 20 orang. Usaha yang dijalankan seperti pembuatan kacang mete dan kacang tanah, pengolahan keripik dan kue pisang, dan pembuatan minyak kemiri. Pa Menteri nanti akan mengunjungi kelompok-kelompok ini, dan melihat usaha mereka,” jelas Germanus Goleng di Kantor Bagian Humas dan Protokol Setda Sikka, Selasa (9/10).
Terkait Kantor LTSA, sepertinya sudah direncanakan untuk dibangun di Maumere, guna melayani administrasi calon tenaga kerja yang berasal dari daratan Flores dan Lembata. Jika ini jadi dibangun, maka ini merupakan LTSA yang ketiga di NTT, karena sebelumnya sudah ada LTSA di Kupang dan Waingapu.
Germanus Goleng menambahkan sesuai informasi yang diterimanya, LTSA Maumere untuk sementara akan menempati Kantor Transito Maumere di jalan Eltari. Sementara ini Kantor Transito Maumere difungsikan untuk Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sikka.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini