Nasdem Desak Tinjau Kembali Kebijakan Pasar Pagi Terbatas

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 10 Oktober 2018 - 09:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 10 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Partai Nasdem Siflan Angi

Ketua Fraksi Partai Nasdem Siflan Angi

Maumere-SuaraSikka.com: Kebijakan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo alias Robby Idong yang memberlakukan pasar pagi terbatas di TPI Alok, terus menuai kritikan. Fraksi Partai Nasdem mendesak pemerintah untuk meninjau kembali kebijakan tersebut.
“Fraksi mempertanyakan kebijakan Saudara Bupati terkait pasar pagi terbatas. Apakah kebijakan ini telah dilakukan kajian yang matang? Apakah sudah ada regulasi yang mengatur terkait pengelolaan pasar pagi tersebut?” tanya Ketua Fraksi Partai Nasdem Siflan Angi dalam pemandangan umum fraksi baru-baru ini.
Menyusul keluarnya kebijakan itu, Fraksi Partai Nasdem langsung memantau di lapangan, baik ke TPI Alok yang dijadikan pasar pagi terbatas, juga pantauan ke pasar-pasar induk seperti Pasar Alok dan Pasar Tingkat. Dia mengaku mendapat banyak keluhan dari para pedagang di Pasar Alok dan Pasar Tingkat.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!

“Para pedagang (di Pasar Alok dan Pasat Tingkat) mengalami dampak yang sangat besar dari kebijakan ini. Para pedagang sembako misalnya, mengalami penurunan omset penjualan, bahkan terancam bangkrut. Belum lagi para pedagang eceran yang menjual sayur dan ikan, mereka sangat sulit membayar utang kepada koperasi karena barang dagangannya tidak terjual habis,” urai Siflan Angi.
Terkait sorotan ini, Wakil Bupati Sikka Romanus Woga dalam keterangannya pada sidang paripurna DPRD Sikka menjelaskan bahwa kebijakan diberlakukannya pasar pagi terbatas dalam rangka pendekatan pelayanan dan penertiban pedagang. Pemerintah akan selalu melakukan evaluasi atas pelaksanaan kebijakan tersebut.
Sebelumnya GMNI Sikka juga mengritik kebijakan pasar pagi terbatas. Ketua GMNI Sikka Emilianus Y. Naga menilai kebijakan tersebut terkesan sebagai sebuah kebablasan cara berpikir. Fungsi TPI Alok sudah bergeser, tidak lagi sebagai tempat mendaratkan ikan sebelum dijual ke masyarakat umum, tetapi berubah menjadi pasar mini, di mana orang sebebasnya berjualan. GMNI Sikka mendesak Bupati Sikka mengembalikan fungsi TPI sebagaimana mestinya.*** (eny)

Berita Terkait

Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere
Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional
837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere
Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi
Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!
Selvin Ratu Ludji, Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Tembus Level Propinsi OSN Bidang IPS
Polres Sikka Bantah Tudingan Oknum Polisi Minta Uang Tebusan BBM
Sebut Gubernur NTT Malas, PMKRI Maumere Soroti Kebijakan Larangan Penggunaan BBM Bersubsidi

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:04 WITA

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:33 WITA

Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat

Senin, 29 Juni 2026 - 21:31 WITA

Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:38 WITA

PSG Juara Liga Champions 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito memberikqn keterangan kepada wartawan usai menggelar Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan BPJS Kesehatan Tahun 2025, Kamis (2/7)

Nasional

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Kamis, 2 Jul 2026 - 17:04 WITA