Dovizioso Tekad Balas Dendam Marquez di Jepang

0
110
Dovizioso Tekad Balas Dendam Marquez di Jepang
Andrea Dovizioso saat memenangi MotoGP Jepang tahun lalu
Motegi-SuaraSikka.com: Sirkuit Motegi di Jepang akhir pekan ini bakal seru. Marc Marquez bisa mengunci gelar juara dunia tahun ini. Namun tidak semudah itu, karena Andrea Dovizioso bertekad membalas dendam atas kekalahan di Buriram Thailand.
Dovizioso rupanya belum bisa melupakan kekalahannya di MotoGP Thailand saat disalip Marquez di tikungan terakhir. Kemenangan Marquez tersebut membuat peluang juara Dovizioso nyaris dipastikan habis. Di Jepang, Dovizioso ingin gantian mempecundangi rivalnya itu.
“Setelah hasil di Buriram kupikir pertarungan gelar juara hampir berakhir, dan sekalipun belum selesai secara matematika, kami tentu saja akan sepenuhnya berkomitmen dalam beberapa balapan terakhir,” ujar Dovizioso sebagaimana dikutip dari Crash.

Berita Terkait:


Kedua pembalap ini sedang selisih 77 poin. Marquez bisa memastikan titel jika lebih dulu menembus garis finis. Sebaliknya, Dovizioso bisa menundanya apabila mampu memenangi balapan. Dia telah membuktikannya pada tahun lalu di sirkuit yang sama.
“Aku amat menyukai lintasan Jepang, dan Desmosedici kami selalu efisien dalam pengereman dan akselerasi di sana. Jadi aku tidak sabar untuk berada di lintasan, berusaha, dan balas dendam pada Marquez,” cetus Dovizioso.
Sementara itu Marquez tidak mau gegabah, meski hanya tinggal butuh satu kemenangan untuk mengunci juara dunia MotoGP 2018. Dia menyadari ada aspek-aspek dari motornya yang perlu dibenahi untuk bisa bersaing dengan Ducati. Dia tak mau bertindak gegabah karena toh kesempatan mengunci gelar masih tersedia dengan lebar.
“Kami memegang bola pertandingan pertama di balapan kandang Honda, yang mana sangat penting untuk pabrikan kami. Tentu saja kami akan mencoba mendapatkan hasil terbaik di hadapan orang-orang Honda dan fans. Tapi Motegi itu trek yang stop and go di mana akselerasi bagus jadi faktor kunci,” kata Marquez dikutip Crash.
Marquez mengaku bakal bekerja keras dan sedikit mengembangkan area untuk bersaing dengan Ducati. Dia bersama timnya mencoba tetap fokus dan tenang, serta menangani situasinya dengan sebaik mungkin.
Marquez kini mengoleksi 271 poin, unggul 77 poin dari Dovizioso, rival terdekatnya. Sampai akhir musim, poin maksimal yang bisa didapat Dovizioso adalah 294, atau berjarak 23 poin dari Marquez.
Dengan sisa empat balapan saja, Marquez nyaris mustahil dihentikan dari tangga juara. Meski demikian, para rivalnya masih punya harapan untuk menunda pesta juara pembalap Spanyol itu di Motegi, akhir pekan ini.
Sejak Jepang menggelar balap MotoGP di ‘Ring Kembar’ pada 2002, pembalap-pembalap pabrikan Jepang memenangi 11 dari 16 edisi. Namun, pada tahun lalu Dovizioso sukses mengakhiri dominasi Honda dan Yamaha dalam enam tahun dengan tampil sebagai juara di balapan basah. Kemenangan Dovizioso menandai kemenangan pertama Ducati di Motegi sejak Casey Stoner naik podium tertinggi pada 2010.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini