Dovizioso Tekad Balas Dendam Marquez di Jepang

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 17 Oktober 2018 - 20:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 29 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andrea Dovizioso saat memenangi MotoGP Jepang tahun lalu

Andrea Dovizioso saat memenangi MotoGP Jepang tahun lalu

Motegi-SuaraSikka.com: Sirkuit Motegi di Jepang akhir pekan ini bakal seru. Marc Marquez bisa mengunci gelar juara dunia tahun ini. Namun tidak semudah itu, karena Andrea Dovizioso bertekad membalas dendam atas kekalahan di Buriram Thailand.
Dovizioso rupanya belum bisa melupakan kekalahannya di MotoGP Thailand saat disalip Marquez di tikungan terakhir. Kemenangan Marquez tersebut membuat peluang juara Dovizioso nyaris dipastikan habis. Di Jepang, Dovizioso ingin gantian mempecundangi rivalnya itu.
“Setelah hasil di Buriram kupikir pertarungan gelar juara hampir berakhir, dan sekalipun belum selesai secara matematika, kami tentu saja akan sepenuhnya berkomitmen dalam beberapa balapan terakhir,” ujar Dovizioso sebagaimana dikutip dari Crash.

Berita Terkait:


Kedua pembalap ini sedang selisih 77 poin. Marquez bisa memastikan titel jika lebih dulu menembus garis finis. Sebaliknya, Dovizioso bisa menundanya apabila mampu memenangi balapan. Dia telah membuktikannya pada tahun lalu di sirkuit yang sama.
“Aku amat menyukai lintasan Jepang, dan Desmosedici kami selalu efisien dalam pengereman dan akselerasi di sana. Jadi aku tidak sabar untuk berada di lintasan, berusaha, dan balas dendam pada Marquez,” cetus Dovizioso.
Sementara itu Marquez tidak mau gegabah, meski hanya tinggal butuh satu kemenangan untuk mengunci juara dunia MotoGP 2018. Dia menyadari ada aspek-aspek dari motornya yang perlu dibenahi untuk bisa bersaing dengan Ducati. Dia tak mau bertindak gegabah karena toh kesempatan mengunci gelar masih tersedia dengan lebar.
“Kami memegang bola pertandingan pertama di balapan kandang Honda, yang mana sangat penting untuk pabrikan kami. Tentu saja kami akan mencoba mendapatkan hasil terbaik di hadapan orang-orang Honda dan fans. Tapi Motegi itu trek yang stop and go di mana akselerasi bagus jadi faktor kunci,” kata Marquez dikutip Crash.
Marquez mengaku bakal bekerja keras dan sedikit mengembangkan area untuk bersaing dengan Ducati. Dia bersama timnya mencoba tetap fokus dan tenang, serta menangani situasinya dengan sebaik mungkin.
Marquez kini mengoleksi 271 poin, unggul 77 poin dari Dovizioso, rival terdekatnya. Sampai akhir musim, poin maksimal yang bisa didapat Dovizioso adalah 294, atau berjarak 23 poin dari Marquez.
Dengan sisa empat balapan saja, Marquez nyaris mustahil dihentikan dari tangga juara. Meski demikian, para rivalnya masih punya harapan untuk menunda pesta juara pembalap Spanyol itu di Motegi, akhir pekan ini.
Sejak Jepang menggelar balap MotoGP di ‘Ring Kembar’ pada 2002, pembalap-pembalap pabrikan Jepang memenangi 11 dari 16 edisi. Namun, pada tahun lalu Dovizioso sukses mengakhiri dominasi Honda dan Yamaha dalam enam tahun dengan tampil sebagai juara di balapan basah. Kemenangan Dovizioso menandai kemenangan pertama Ducati di Motegi sejak Casey Stoner naik podium tertinggi pada 2010.*** (eny)

Berita Terkait

Festival Musik Tradisi Indonesia Digelar di 10 Daerah, dari Bogor Hingga Maumere
BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan
6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru
KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka
BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru