Maumere-SuaraSikka.com: Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Maumere selama tiga tahun terakhir ini mendapatkan kucuran dana yang begitu besar. Kementerian Perhubungan RI melalui APBN tiga tahun anggaran, 2016-2018, telah mengucurkan dana sebesar Rp 46.296.894.600.
Dana sebesar itu dimanfaatkan untuk tiga jenis program kegiatan, yakni pembangunan dermaga senilai Rp 25.286.293.600, pembangunan kantor dan sisi darat senilai Rp 9.022.421.000, dan pengadaan angkutan laut perintis senilai Rp 11.988.180.000.
Kepala KSOP Maumere Yohanis Kumanireng menjelaskan intervensi pemerintah pusat melalui Kemenhub dimulai sejak tahun 2016. Di mana pada tahun anggaran itu dilaksanakan pembangunan dermaga yang kemudian diberi nama Dermaga Laurens Say. Dermaga ini dengan panjang 62 meter dan lebar 14 meter. Ada beberapa fasilitas di dermaga seperti 33 titik lampu dan 14 titik solar cell.
Kemudian pada tahun 2017, Kemenhub mengucurkan lagi dana untuk pembangunan kantor dan bagian sisi darat. KSOP Maumere dengan luas 520 meter persegi, ditambah halaman kantor seluas 980 meter persegi. Di kantor ini terdapat sejumlah fasilitas seperti rumah pompa, genset 30 KVA 1 unit, tower air, gapura dan pos jaga, pos darat dan pos laut, pagar BRC 584 meter, perlengkapan kantor dan CCTV 5 unit.
Lalu pada tahun 2018 datang lagi sejumlah dana, dalam bentuk sebuah kapal perintis yang diberi nama KM Sabuk Nusantara 101. Kapal ini dengan kapasitas 400 orang, ditambah awak kapal berjumlah 20 orang. Sabuk Nusantara 101 dengan panjang 62,80 meter, lebar 12 meter, tinggi geladak 4 meter, serta berkekuatan 1200 GT, dan kecepatan 12 knot.
Berita Terkait:















