Bupati Sikka Siapkan Lahan 1.000 Hektare untuk Sengonisasi

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 9 November 2018 - 13:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 16 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo sedang berbicara pada Seminar Prospek Pengembangan Bisnis Sengon, Kamis (8/11), di Gedung SCC Maumere

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo sedang berbicara pada Seminar Prospek Pengembangan Bisnis Sengon, Kamis (8/11), di Gedung SCC Maumere

Maumere-SuaraSikka.com: Gerakan sengonisasi mulai masuk ke Kabupaten Sikka. Pemerintah setempat menggandeng Puskopdit Swadaya Utama Maumere. Bahkan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo alias Robby Idong berjanji akan menyiapkan lahan seluas 1.000 hektare. Di antaranya untuk membangun pabrik pengolahan hasil sengon.
Langkah kemitraan antara pemerintah daerah dan koperasi ini tidak sekedar wacana. Dua lembaga ini mendatangkan Komisaris Utama PT Mustikatama Ahmad Subidio pada Seminar Prospek Pengembangan Bisnis Sengon, Kamis (8/11), di Gedung Sikka Convention Center.
“Kita menyambut baik program ini. Nanti kita siapkan lahan tidur. Kita punya lahan tidur yang banyak,” ujar Robby Idong kepada wartawan.
Menurut Robby Idong lahan tidur yang akan disiapkan pemerintah untuk pengembangan sengonisasi di Kabupaten Sikka tersedia antara lain di beberapa kecamatan seperti kangae, Waigete, Mapitara, dan Alok Barat. Gerakan ini juga akan melibatkan daerah-daerah sekitar seperti Flores Timur dan Lembata.
Selain menyiapkan lahan todur pemerintah juga akan bertindak sebagai fasilitator untuk menyiapkan regulasi. Sementara itu koperasi sebagai mitra akan berperan sebagai manajemen.
Kepada wartawan, Ahmad Subidio menjelaskan sebuah perusahaan sengon membutuhkan 1.000 hektare lahan. Ketersediaan lahan ini sangat penting, sehingga dalam perkembangan tidak terjadi stagnasi. Lahan-lahan di Kabupaten Sikka akan menjadi inti, sedangkan lahan-lahan di daerah sekitar menjadi plasma.
Dia menyebut Kabupaten Sikka sangat cocok mendirikan pabrik sengon. Selain karena lahan tidur yang masih banyak, juga karena daerah ini memiliki berbagai fasilitas pendukung seperti Kantor Pos, Pelabuhan, container, dan juga pasokan listrik. Apalagi, tambahnya, masyarakat Kabupaten Sikka cukup gemar menanam.
Dia menambahkan ada empat komponen penting dalam bisnis sengon, yaitu masyarakat pengusaha, pemerintah daerah, masyarakat pelaku, dan  perguruan tinggi sebagai pendamping teknologi.
Menurut dia sengon memiliki banyak manfaat. Untuk jangka pendek, sengon bermanfaat sebagai konservasi lingkungan, dan juga menjadi investasi pendidikan.
“Sengon itu hanya 5-6 tahun harus dipanen. Nah ini kan seusia orang sekolah. Kelas 1 kita tanam, kelas 6 kita panen. Atau di Kelas 1 SMP kita tanam, nanti Kelas 3 SMA kita panen,” ujar dia.
Dalam rencana, nantinya dibangun pabrik sengon di Kabupaten Sikka, yang mana seluruh proses pengolahannya terjadi di daerah ini. Nanti kemudian hasilnya baru dijual ke Pulau Jawa.*** (eny)
Baca Juga :  Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan

Berita Terkait

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi
Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD
Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim
Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan
Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:58 WITA

Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Berita Terbaru

Ekspresi berbeda pemain Persami Maumere dan Perss Soe usai laga di Gelora Samador da Cunha Maumere, Senin (10/8)

Daerah

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WITA

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaunching Program NADI JKN, Selasa (4/8) di Jakarta

Nasional

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:33 WITA