Janda Korban Kebakaran Terima Bantuan dari KLPAMF

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 17 November 2018 - 00:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 11 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Wairblerer Fransiskus Bedi Bura Pagan menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran Maria Waldina, disaksikan oleh anak mantu korban dan Ketua KLPAMF Bona K. Kornelis, di Aula Kantor Desa Waiblerer, Jumat (16/11)

Kepala Desa Wairblerer Fransiskus Bedi Bura Pagan menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran Maria Waldina, disaksikan oleh anak mantu korban dan Ketua KLPAMF Bona K. Kornelis, di Aula Kantor Desa Waiblerer, Jumat (16/11)

Maumere-SuaraSikka.com: Wajah perempuan berusia 70 tahun itu tampak gembira. Janda empat anak ini tidak menyangka akan menerima bantuan dari Konsorsium Lembaga Pemberdayaan Anak dan Masyarakat Flores (KLPAMF) pasca tragedi kebakaran rumah tinggal yang dialaminya pada Rabu (10/10) lalu di Dusun Nangahale Doi Desa Waiblerer Kecamatan Waigete.
Maria Waldina tidak henti-hentinya menyampaikan terima kasih kepada KLPAMF. Bantuan yang dia terima berupa bahan makanan, kebutuhan peralatan tidur, hygienis kit, material untuk tambahan 1 buah kamar, material dan bahan-bahan untuk usaha penjualan kue.
Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Desa Wairblerer. Ketua KLPAMF Bona K. Kornelis menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Kepala Desa Wairblerer Fransiskus Bedi Bura Pagan, yang selanjutnya menyerahkan kepada Maria Waldina. Ikut menyaksikan penyerahan bantuan ini yakni anak mantu korban dan Fransiskus Kale selaku Koordinator Bagian Hubungan Sponsor (BHS) Flores.
Usai penyerahan bantuan secara simbolis, KLPAMF langsung menyalurkan seluruh bantuan ke rumah Maria Waldina. Kebetulan rumah yang menjadi korban kebakaran letaknya hanya beberapa meter di belakang Kantor Desa Waiblerer.
Fransiskus Kale menjelaskan KLPAMF berkepentingan menyalurkan bantuan karena salah satu cucu korban yang bernama Susana Sidok, siswi Kelas XII SMAS Bhaktyarsa Maumere merupakan siswa pendampingan KLPAMF. Lembaga konsorsium tersebut sudah beberapa tahun melakukan pendampingan kepada anak-anak sekolah di wilayah Kecamatan Waigete dan Hewokloang.
“Terima kasih banyak telah meringankan penderitaan saya bersama anak dan cucu. Sejak peristiwa kebakaran, kami tidak punya apa-apa lagi. Tapi Tuhan mengirim orang yang berbelas kasih untuk kami. Saya tidak sanggup membalas semua ini,” ungkap Maria Waldina terharu.
Data yang dihimpun media ini, bantuan yang disalurkan KLPMAF berupa beras 120 kilogram, telur 2 papan, gula pasir 5 kilogram, minyak kayu putih 1 botol, minyak bimoli 1 jeriken, buku tulis 2 pak, pulpen 2 lusin, buku gambar 1 pak, sipdol 12 warna 2 set, tas sekolah SD dan SMA 2 pasang, seragam pramuka SD dan SMP 2 pasang, seragam putih abu 1 pasang, dan sepatu sekolah SD dan SMA 2 pasang.
Selain itu kelambu 2 pasang, bantal kepala 5 buah, springbed 2 buah, seprei 2 buah, sabun mandi 1 lusin, sikat gigi 6 buah, pasta gigi 2 buah, handuk besar 6 buah, dan detergen 1 kilogram.
Untuk tambahan 1 kamar di rumah sederhana, K:PMAF juga menyalurkan pohon kelapa untuk balok dan usuk 1 pohon, seng 20 lembar, pelupuh/halar 20 ikat, tripleks 10 lembar, paku 7cm 1 kilogram, dan semen 6 zak.
KLPMAF juga menyalurkan material dan bahan-bahan untuk usaha penjualan kue, berupa kuali 1 buah, sutel sedang 1 buah, mixer 1 uah, kompor 1 buah, meja kayu 1 buah, minyak tanah 10 liter, terigu 1 zak, minyak goreng 5 liter 1 jeriken, bibir roti 1 kotak, mentega 4 kilogram, dan soda kue 10 botol.
Rumah Maria Waldina yang terbuat dari dinding bambu habis dilahap api saat terjadi peristiwa kebakaran. Tidak ada korban jiwa pada saat itu, dan tidak ada barang yang bisa diselamatkan.
Barang-barang korban yang ikut terbakar yakni surat-surat tanah, 9 lembar kain tenun Maumere, 14 lembar bahan sarung yang belum dijahit, 6 gram kalung emas, 3 buah gelang gading, dan uang sebesar Rp 30 juta. Kapolres Sikka Rickson PM Situmorang merilis taksasi kerugian sekitar Rp 70 juta.*** (eny)
Baca Juga :  Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Berita Terkait

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi
Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD
Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim
Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan
Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:58 WITA

Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Berita Terbaru

Ekspresi berbeda pemain Persami Maumere dan Perss Soe usai laga di Gelora Samador da Cunha Maumere, Senin (10/8)

Daerah

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WITA

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaunching Program NADI JKN, Selasa (4/8) di Jakarta

Nasional

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:33 WITA